oleh

10 Nopember: Kajari Siantar “Pahlawan” Kasus Dugaan Tipikor di PD PAUS

Pematangsiantar, BatakToday

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar, M Masril SH MHum, yang dijumpai seusai upacara peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember di Lapangan H Adam Malik Pematangsiantar, ketika diminta keterangannya tentang belum ditetapkannya tersangka dalam penyidikan Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi di tubuh Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PD PAUS), untuk kesekian kalinya memberi jawaban bahwa Kejari Siantar masih menunggu hasil Audit Perhitungan Kerugian Negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Sumatera Utara, Kamis (10/11/2016).

“Kita masih menunggu hasil audit BPKP,” ujarnya singkat, sambil menuju ke mobil yang menunggu.

Saat Masril ditanya, apakah Kejaksaan tidak punya langkah atau mekanisme lain yang harus dilakukan, mengingat proses audit BPKP sudah relatif panjang, 5 bulan lebih, Masril tidak memberi jawaban dan tetap menuju kendaraannya.

Mengingat di awal penyidikan dan pada kesempatan lain Kajari Siantar ini meminta pers untuk mengawal Kejaksaan Negeri Siantar dalam penanganan kasus PD PAUS, BatakToday coba mengingatkan dan mendesak, agar terbuka untuk memberikan informasi tentang langkah yang akan dilakukan dalam penanganan kasus ini, lagi-lagi Masril mengelak memberi keterangan, hingga kendaraannya bergerak.

Perlu diketahui, kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi di tubuh PD PAUS memasuki tahap penyidikan di Kejari Pematangsiantar, sejak penerbitan Surat Perintah Penyidikan dengan nomor: Print.Dik.01/N:.12/FD.1/12/2015, tertanggal 14 Desember 2015, tahun lalu.

Sementara sebelumnya, pada gelar perkara di akhir tahap penyelidikan, Kejari Siantar telah menemukan bukti permulaan bahwa telah terjadi tindak pidana korupsi atas dana penyertaan modal Pemko Pematang Siantar pada PD. PAUS, di TA.2014 dan TA.2015 dengan total Rp 9 milyar, dan atas dana pembelian kios Pasar Melanthon Siregar tahun 2015 sebesar Rp 4,6 milyar.

Baca: Kajari Siantar: Pers Kawal Penyidikan Kasus Tipikor PD PAUS

Selama ini pihak Kejari Siantar belum menetapkan tersangka dengan alasan belum adanya hasil Audit Perhitungan Kerugian Negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Utara, Medan.

Baca juga berita:

Kejari Siantar Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi PD PAUS

Ondo MP Purba: “Penetapan Tersangka Kasus PD PAUS Tinggal Tunggu Audit…

8 Bulan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi PD PAUS, Kejari Siantar ‘Tak…

Kasipidsus Dipindahkan, Masril: “Tersangka Kasus PD PAUS Harus Menunggu Audit BPKP”

Lihat juga Video berikut:

https://www.youtube.com/watch?v=ykGMISE1gBo

Alasan yang selalu diberikan oleh pihak Kejari Siantar, tentang prosedur penetapan tersangka dalam kasus di atas, berbeda dengan keterangan yang pernah diberikan Kabid Investigasi BPKP Perwakilan Sumut, Batara Tobing, yang diwawancarai BatakToday, Jumat (12/8/2016).

Batara Tobing menyebutkan, bahwa tersangka dalam kasus dugaan korupsi bisa dilakukan tanpa harus menunggu keluarnya hasil pemeriksaan perhitungan kerugian Negara dari BPKP. (ajvg)

News Feed