Diterpa Badai Kasus Bansos, Randiman Tarigan Tetap Dilantik menjadi Pj Wali Kota Medan

  • Bagikan

Medan, BatakToday-

Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi secara resmi melantik Randiman Tarigan menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Medan. Pengambilan sumpah jabatan Randiman Tarigan dilaksanakan di Aula Martabe, Kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro Medan, Senin (5/10). Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut, SKPD Sumut, SKPD Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan undangan lainya terlihat menghadiri acara tersebut.

Randiman Tarigan diangkat menjadi Pj Wali Kota Medan berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo guna mengisi kekosongan jabatan Walikota Medan yang telah berakhir pada 26 Juli 2015 lalu. Sesuai Ketentuan Pasal 201 ayat 9 UU Nomor 8 tahun 2015, Gubernur mengusulkan calon penjabat walikota kepada Mendagri untuk kemudian diangkat dan ditetapkan sesuai Keputusan Mendagri.

Terhitung sejak dilantik, Pj Wali Kota Medan memiliki tiga tugas pokok, yaitu menjalankan pemerintahan di Kota Medan, mamasilitasi pemilihan kepala daerah serentak, dan wajib menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta bersikap adil terhadap kedua pasangan calon Walikota Medan. “Saya berharap Penjabat Wali Kota Medan yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik. Selain itu Penjabat juga diharapkan mampu merangkul semua pihak, baik eksekuif, legislatif dan judikatif serta seluruh elemen masyarakat agar roda pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya,” harap Erry sembari mengatakan masa jabatan Pj Bupati/Wali Kota paling lama satu tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.

“Selain sebagai Penjabat Wali Kota Medan, Pak Randiman juga tetap menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Sekwan DPRD Sumut. Ini tugas yang sangat berat. Untuk itu maka perlu berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk hal yang bersifat fundamental dan dianggap penting. Selanjutnya pemerintah provinsi akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri,” pesan Erry.

Juga dijelaskan Tengku Erry, masa penetapan Pj Wali Kota Medan lebih panjang dibanding lima Pj Bupati dan satu Pj Wali Kota yang telah dilantik sebelumnya, hingga menimbulkan berbagai persepsi, baik negatif maupun positif. “Kemendagri membutuhkan waktu relatif lebih panjang untuk menetapkan penjabat wali kota Medan dibandingkan dengan pj bupati dan wali kota lainnya. Pertimbangannya karena Kota Medan merupakan ibukota provinsi,” jelas Erry.

Tidak lupa Erry berpesan kepada Randiman untuk menyukseskan agenda nasional yakni pilkada serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2015 mendatang.

Randiman yang juga Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Sumatera Utara ini usai dilantik mengatakan akan mengawasi secara ketat surat edaran yang ditujukan kepada Pegawai Negeri Sipil agar bertindak netral.

Walau pun mengaku tidak bisa setiap hari mengawasi tindak-tanduk PNS, ia meminta agar PNS bersikap netral pada pilkada mendatang. Randiman mengatakan menaruh harapan besar kepada Panwaslih Kota Medan. ‪”Panwas harus mengawasi, itu juga kan bagian tugas mereka,” katanya.

‪Namun Randiman mengatakan tidak perlu risau dengan para PNS yang dianggap melakukan tindakan tidak jujur karena memihak satu kontestan. Dia mengaku akan mengungkap dan memberikan sanksi sesuai dengan kesalahannya.

Sebagai Penjabat Wali Kota, Randiman juga berjanji akan menyelesaikan permasalah yang dianggap harus cepat ditangani, diantaranya polemik APBD serta kasus lainnya. ‪”Untuk APBD nanti kita minta petunjuk kepada pimpinan. Dan untuk masalah lainnya, kita cari akar permasalahannya,” katanya.

‪Randiman mengaku tetap mampu membagi waktu walaupun mengemban dua jabatan sekaligus. Menurutnya, jarak kedua kantor tersebut sangat dekat sehingga mudah meluangkan waktu. ‪”Nyebrang jalan doang, tinggal lompat,” canda Randiman.

‪Istri Randiman Tarigan, Maryati yang turut mendampinginya mengaku bahagia dengan terpilihnya sang suami untuk memimpin kota Medan. Wanita berjilbab ini pun mengucapkan selamat buat sang suami. ‪”Selamat buat bapak,” kata wanita kelahiran Martelu ini.

‪Putra Randiman, Ricko Aditya meminta agar sang ayah amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin sementara kota Medan. ‪”Semoga amanah dalam menjalankan tugas,” katanya.

‪Sebagai warga Medan, Ricko meminta sang ayah untuk memperbaiki jalan-jalan kota Medan yang dianggap perlu perhatian serius. Selain itu penataan lampu jalan serta perbaikan drainase dianggap menjadi prioritas penting.

‪Satu permintaan terakhir mahasiswa Universitas Medan Area ini, agar Penjabat Wali Kota Medan memberikan wadah bagi kaum muda untuk mengaktualisasikan diri. ‪”Maunya adalah dibuat tempat anak muda olah raga dan tempat nongkrong yang sifatnya edukatif,” katanya.

Tanyakan Saja ke KPK

Ketika wartawan menanyakan keterlibatannya terkait kasus bantuan sosial (Bansos) Pemprov Sumut, ia mengaku tidak tahu apakah dia terlibat atau tidak. Wartawan diminta untuk menanyakan hal itu kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‪”Tolong tanyakan kepada penyidik KPK, itu bukan domain saya,” katanya.

Ia merasa wajib memberikan keterangan kepada aparat penegak hukum ketika dibutuhkan, termasuk oleh penyidik KPK. ‪”Kan wajib kita memenuhi undangan penegak hukum kalau diminta,” tukas Randiman untuk menyudahi pertanyaan wartawan. (AFR)

Keterangan foto:

Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah Pj Wali Kota Medan yang baru, Randiman Tarigan, di Aula Martabe, Kantor Gubernur Sumut Jl Diponegoro Medan, Senin (5/10).

  • Bagikan