Udara Kota Medan Tidak Sehat, Pj Wali Kota Bagi Masker

  • Bagikan

Medan, BatakToday-

Menurut hasil uji terhadap kualitas udara yang dilakukan dua hari lalu, udara Kota Medan dinyatakan tidak sehat. Asap kiriman dari provinsi tetangga menjadi penyebab udara di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu tercemar, dilihat dari satu parameter yaitu partikulan molekul yang melampaui angka ambang batas 150 mg/m3 atau diatas 160 mg/m3.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan Arief Tri Nugroho, saat menyampaikan hasil tes yang dilakukan bekerjasama dengan laboratorium BLH Provinsi Sumut. “Kualitas udara kita saat ini sudah memasuki kategori tidak sehat. Untuk itu masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan,” ujarnya saat mendampingi Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan saat melakukan pembagian masker ke pengguna jalan raya di Simpang Balai Kota Medan, Rabu (7/10).

Disinggung mengenai alat tes udara yang ada di beberapa titik di Kota Medan, Arief mengakui tidak lagi berfungsi. Hal itu terjadi karena alat tersebut adalah alat lama sehingga sparepart-nya tidak ada lagi. “Dalam waktu dekat akan ada bantuan untuk alat yang baru mengganti peralatan yang hidup segan mati tak mau itu,” ujarnya.

Sementara itu, disela-sela pembagian masker kepada warga, Randiman Tarigan mengatakan bahwa pembagian masker tersebut merupakan salah satu upaya mengurangi dampak asap. Menurutnya dengan menggunakan masker akan bisa mengurangi kemungkinan warga terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Ini hanya salah satu upaya kita, walau memang tidak begitu kita rasakan dampaknya. Tapi untuk anak balita, ini sangat terasa,” ujarnya didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Hannalore Simanjuntak.

Randiman juga mengingatkan agar warga lebih waspada dengan kondisi saat ini. “Peran aktif dari semua pihak termasuk masyarakat akan cukup membantu,” ujarnya.

Randiman menampik jika kabut asap di Medan dinyatakan darurat. “Belum, belum separah itulah. Kita saja masih bisa bernafas dengan lancar, mungkin di jam-jam tertentu saja agak lebih tebal,” terang Randiman.

Randiman Tarigan juga mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) yang turut membantu penyediaan masker untuk dibagikan. Untuk beberapa hari ke depan, akan dibagikan 50 ribu lembar masker yang akan dilakukan di sejumlah titik. “Hari ini disini kita bagikan, namun besok mungkin di Simpang Pos, dan seterusnya,” tambah Kepala BPBD Medan, Hannalore Simanjuntak.

Selain membagikan masker di jalan raya, Pj Wali Kota Medan juga dijadwalkan akan membagikan masker di lingkungan sekolah dasar (SD). Meski diakui tidak akan bisa terlayani satu masker untuk satu orang, Pemerintah Kota Medan berharap semakin banyak orang yang peduli untuk pembagian masker selama bencana asap berlangsung.

Sementara itu, pantauan BatakToday, warga antusias untuk mendapatkan masker yang disediakan. Mereka mengulurkan tangan dari dalam mobil, angkutan kota dan tidak ketinggalan pengendara sepedamotor.

Pelayanan ISPA

Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan menyampaikan bahwa RSU dr Pirngadi dan seluruh puskesmas siap melayani pasien yang terkena ISPA. “Ada, rumah sakit umum dan puskesmas siap melayani. Kita memang tidak mengharapkan itu terjadi, tapi tenaga medis kita siap,” ujarnya.

Meski tidak merinci kesiapan rumah sakit dan puskesmas, Randiman meyakinkan pelayanan kepada masyarakat akan bisa dilakukan dengan baik. (AFR)

Keterangan gambar :

Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan (kanan) saat memasangkan masker kepada seorang pengendara sepedamotor di Jl Balai Kota Medan, Rabu (7/10).

  • Bagikan