Berbiaya Ratusan Juta, RTH Perkantoran Simanjalo Dibiarkan Terlantar

  • Bagikan

Tobasa, BatakToday-

Ruang Terbuka Hujau (RTH) kompleks perkantoran Pemkab Tobasa Simanjalo Desa Sianipar Kecamatan Balige yang dibangun dengan dana APBD berbiaya ratusan juta dibiarkan terlantar dan ditumbuhi semak. Pejabat ketiga SKPD – Disperindagkop, Dinas PU,dan Dinas Tarukim – menyatakan tidak bertanggungjawab atas pemeliharaan RTH dimaksud meskipun berada persis di depan ketiga kantor SKPD tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Bendahara Dinas Perindagkop Tobasa, Davit Hutabarat ketika dikonfirmasi, mengatakan bahwa soal perawatan taman yang berada di depan kantornya tersebut bukan wewenang SKPD-nya.

Hal senada diutarakan Sekretaris Dinas Tarukim Tobasa, Pardosi. Ia menjelaskan tidak ada anggaran yang disediakan untuk biaya perawatan Taman Simanjalo yang dibangun Tahun 2013 itu.

Anehnya, ketika BatakToday melakukan konfirmasi kepada Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Pasar dan Pertamanan Kabupaten Toba Samosir, Hendry RJ Sibarani, juga mengelak bahwa perawatan Taman Ruang Terbuka Hijau Perkantoran Simanjalo bukan wewenang mereka.

“Sampai saat ini RTH Simanjalo belum ada serah terima kepada kami, karena taman itu bukan kami yang membangun melainkan dinas lain. Sesungguhnya itu harus diserahterimakan kepada kami, sehingga kami berwenang untuk merawatnya,” kata Hendry Sibarani, dan selanjutnya menjelaskan sederet taman RTH yang pemeliharaannya menjadi tanggung Dinas Pasar dan Kebersihan.

Hendry Sibarani mengaku tidak tahu tentang SKPD yang bertanggungjawab untuk memelihara taman RTH kompleks perkantoran Desa Simanjalo. “Kami tidak tahu dinas mana yang bertanggungjawab untuk memelihara taman itu,” tandasnya.

Salah seorang warga Laguboti, Prengki Silitonga kepada BatakToday, Jumat (9/10) mengatakan, pejabat maupun PNS di Kabupaten Toba Samosir tidak perduli lagi dengan kebersihan dan keindahan lokasi perkantoran tempat mereka bekerja. “Masa taman yang tidak seberapa luas itu tidak dirawat dan dibiarkan ditumbuhi semak. Apa memang tidak ada lagi hati nurani mereka? Saya sendiri selaku warga biasa tergerak hati untuk merawatnya,” kata Prengki.

Pria setengah baya itu mengaku bingung ketika dijelaskan tidak ada SKPD yang menyatakan bertanggungjawab atas pemeliharaan RTH Simanjalo. “Kan ada Dinas Pasar dan Pertamanan yang salah satu tugasnya untuk menangani pertamanan?” tukas Prengky balik bertanya. (AP)

Keterangan Foto :

Taman Ruang Terbuka Hijau kompleks perkantoran Simanjalo tampak tidak terawat dan ditumbuhi semak.   

  • Bagikan