Pilkada Humbahas: Salah Satu Paslon Dilaporkan Menggunakan Dukungan Palsu

  • Bagikan

Dolok Sanggul, BatakToday-

Poldasu dalami dugaan pemalsuan surat dukungan DPD II Partai Golkar
oleh salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Humbang Hasundutan menindak lanjuti laporan yang diajukan paslon Harry Marbun dan Momento Nixon Sihombing melalui kuasanya Mangatas Lumbantobing pada tanggal 21 September 2015 lalu. Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) melalui Kasubbid Humas Poldasu Kombes Helfi Assegaf menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman terhadap laporan bernomor STTLP/1134/IX/2015/SPKT/II/2015 tersebut.

Assegaf menjelaskan, berdasarkan data informasi yang diperolehnya dari penyidik menyebutkan bahwa unit teknis Poldasu telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Mereka yang dipanggil diantaranya, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Humbahas Carles Siregar, Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Humbahas Esra Sinaga, dan Ketua KPU Kabupaten Humbahas Leonard Pasaribu. Tidak tertutup kemungkinan paslon yang berkaitan dengan pengaduan ini juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Laporan tersebut sudah kita dalami. Keseriusan Polri dibuktikan dengan pemanggilan beberapa saksi. Keterangan yang diperoleh akan diolah untuk pengembangan ke tahap selanjutnya. Jadi kita tunggu aja perkembangan selanjutnya,” tukasnya.

Ketua KPU Humbahas, Leonard Pasaribu yang dikonfirmasi wartawan mengakui adanya pemanggilan tersebut. Namun Ia mengatakan pemanggilan Poldasu terhadap dirinya hanya sebagai saksi. Terkait keabsahan surat dukungan   DPD II partai Golkar, mantan wartawan itu menegaskan bahwa KPU tidak tahu menahu tentang masalah itu sebab kewenangan KPU dibatasi oleh Undang-Undang. ” Pada prinsipnya KPU hanya berwewenang melakukan verifikasi berkas pendaftaran pasangan calon dan syarat calon. Legal atau tidak legalnya berkas tersebut, bukan kapasitas KPU mengeksaminasinya ,” tandasnya seraya menambahkan pemeriksaan terhadap dirinya memakan waktu hingga sembilan jam.

Terpisah kuasa pelapor Mangatas Lumbantobing kepada awak media menjelaskan bahwa pihaknya mensinyalir adanya upaya dugaan pemalsuan tandatangan pada surat dukungan DPD II Partai Golkar dari kubu ARB. Mangatas menambahkan, dugaan itu didukung dengan surat pernyataan Ketua dan Sekretaris DPD II Partai Golkar kubu ARB, yang isinya menyatakan sama sekali tidak ada memberikan dukungan kepada paslon lain selain pasangan Harry Marbun dan Momento Nixon Sihombing. “Itu yang kita sampaikan dan kita laporkan ke Polda,” ujar mantan karyawan salah satu BUMD itu.

Mangatas berharap penyidik kepolisian benar-benar serius dalam menangani laporannya.

Hal senada diutarakan Harry Marbun, berharap agar pihak penyidik kepolisian melakukan penyidikan dengan jeli. “Saya kira yang paling penting ialah demokrasi menuju kebenaran sejati,” katanya Senin ke(12/10) kemarin via selular.

Seperti diketahui, empat paslon bupati dan wakil bupati akan bertarung pada Pemilukada Kabupaten Humbang Hasundutan pada tanggal 9 Desember mendatang. Keempat paslon tersebut yakni, Marganti Manullang-Ramses Purba (perseorangan) dengan nomor urut 1, Dosmar Banjarnahor-Saut Parlindungan Simamora dengan dukungan 5 partai (PKB, PDIP, Gerindra, PAN, dan Hanura) pada nomor urut 2, Rimso Maruli Sinaga-S Derincen Hasugian (perseorangan) dengan nomor urut 3, dan yang terakhir pasangan Palbet Siboro-Henri Sihombing yang didukung Partai Golkar dengan nomor urut 4. (FT)

Keterangan foto:

Deklarasi Kampanye Damai Pemilukada Kabupaten Humbang Hasundutan, Sabtu (5/9).

  • Bagikan