Layanan Kebersihan Belum Memuaskan, Randiman Tarigan Minta Maaf Kepada Warga Kota Medan

  • Bagikan

Medan, BatakToday-

Penjabat Wali Kota Medan, Randiman Tarigan mengaku, pelayanan kebersihan oleh aparatnya masih belum memuaskan, sehingga ia perlu menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat. “Lemahnya pelayanan kebersihan yang diberikan selama ini belum mampu memuaskan masyarakat,” kata Randiman di aula Kantor Camat Medan Amplas, Selasa (13/10).

Permintaan maaf akibat pelayanan di bidang kebersihan yang belum memuaskan itu disampaikannya dalam program acara “Wali Kota Mendengar” yang diselenggarakan salah satu stasiun radio bekerjasama dengan dinas Kominfo Kota Medan.

Mantan Kepala Bagian Umum dan Kepala Dinas Pertamanan Pemko Medan itu menyatakan tekadnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan di ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.

Menurut Randiman, kebersihan kota tidak bisa disandarkan sepenuhnya kepada Dinas Kebersihan Kota Medan saja, tetapi harus mendapat dukungan penuh dari semua pihak, termasuk masyarakat.

Tanpa dukungan dimaksud, lanjutnya, sulit mewujudkan kota Medan yang bersih dari sampah. “Dukungan dan peran serta masyarakat sangat  penting. Tanpa dukungan masyarakat, program yang dicanangkan Pemko Medan akan nol dan tidak akan ada apa-apanya,” tambahnya.

Randiman mencontohkan kebersihan Kota Balik Papan di Kalimantan Timur yang sangat membanggakan, karena mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakatnya. “Jangankan mencari sampah, pasir di jalanan pun sangat sulit ditemukan. Jika kita semua mau dan masyarakat mendukung, Insya Allah Kota Medan bisa seperti Kota Balik Papan,” sebutnya.

Untuk itu, para camat, lurah dan kepala lingkungan sebagai ujung tombak pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dimintanya agar tidak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menyadari pentingnya penghijauan.

Ditegaskannya, camat, lurah dan kepling harus menjadi contoh bagi masyarakat serta mengajak mereka untuk lebih perduli menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan. Sebab, jika rasa memiliki terhadap kota telah tertanam dalam hati setiap warga, bukan tidak mungkin kota Medan yang lebih asri akan segera terwujud.

Randiman optimis, kota Medan ke depan akan lebih bersih dan hijau. “Saya mengajak agar warga mau menanam minimal dua pohon di halaman rumah masing-masing, serta membersihkan selokan dan tidak membuang sampah secara sembarangan,” katanya. (AFR)

  • Bagikan