Sisa Dua Bulan Tahun Berjalan, Randiman Genjot SKPD

  • Bagikan

Medan, BatakToday

Dalam menjalankan tugas pembangunan Kota Medan, Penjabat Wali Kota Medan Randiman Tarigan meminta agar pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat beserta Lurah agar tidak menggunakan kaca mata kuda. Kondisi kota saat ini perlu disikapi dan dipandang sebagai kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Untuk itu seluruh pejabat diaharapkan tidak bersipak masa bodoh.

“Mari ubah mindset, membangun kota ini adalah tanggungjawab semua. Untuk itu cam-kan dan mengerti tupoksi masing-masing,” tegas Randiman saat memimpin upacara bendera peningkatan kesadaran nasional di jajaran Pemerintah Kota Medan, di halaman Balai Kota Medan, Senin (19/10).

Hadir para Asisten, staf ahli Wali Kota, para pimpinan SKPD, camat dan para staf jajaran Pemko Medan.

Menurut Randiman, Kota Medan saat ini tidak tertata dengan baik. Sangat disayangkannya jika ada pejabat yang lalai akan tugas dan fungsinya setelah menduduki satu jabatan.

“Mungkin mereka membiarkan saja kondisi Kota Medan seperti ini. Zamannya ini sekarang membangun kota bukan dari bawah ke atas tetapi dari atas ke bawah. Bila melihat kondisi kota yang yang timpang tidak tertata, segera turun. Perintahkan anggota segera benahi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Randiman mengatakan bila semua SKPD sadar dan mau melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan tupoksi masing-masing, kondisi Kota Medan tidak lagi seperti sekarang ini. Pembangunan akan berjalan dengan lancar dan Kota Medan akan menjadi lebih baik lagi.

Randiman menjelaskan, pada inspeksi mendadak yang dilakukannya pekan lalu, di beberapa kantor SKPD masih ditemukan banyak masalah mendasar, mulai dari disiplin pegawai yang rendah hingga masalah kebersihan lingkungan kantor.

Baginya, kondisi ini cukup mengkhawatirkan, sebab tanpa disiplin yang tinggi tidak mungkin memiliki motivasi kerja yang baik. Kondisi ini menurut Randiman akan mempengaruhi capaian kinerja yang diharapkan, dan bila terus berlanjut akan berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan publik yang akan merugikan masyarakat.

“Kita tinggal memiliki dua bulan efektif tahun anggaran 2015. Seluruh SKPD harus mengoptimalkan pelaksanaan rencana kerja yang sudah ditetapkan dalam APBD, karena masyarakat sudah tidak sabar dan ingin secepatnya melihat dan merasakan manfaat hasil kerja kita,” tegasnya.

Randiman juga mengajak seluruh aparatur untuk menunjukkan bahwa aparatur jajaran Pemko Medan tidak pernah berhenti bekerja untuk membangun kota  menjadi lebih baik lagi. “Mari tunjukkan kapasitas, kapabilitas, disiplin, kerja keras, kreativitas serta motivasi kerja untuk mewujudkan birokrasi yang handal, modern, serta mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tutupnya. (AFR)

  • Bagikan