ASN Pemko Binjai Tandatangani Pakta Integritas

  • Bagikan

Binjai, BatakToday

Untuk menjaga sportivitas dan netralitas pada pilkada serentak tanggal 9 Desember 2015, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Binjai melakukan penandatanganan pakta integritas di Aula Pemko Binjai, Senin (19/10). Penandatangan dilakukan oleh para asisten, staf ahli,  kepala SKPD, camat, dan lurah, disaksikan langsung oleh Pj Walikota Binjai,  Riadil Akhir Lubis.

“Untuk menghindari adanya dukungan nyata dari para ASN, saya mengingatkan seluruh pegawai negeri sipil Kota Binjai agar tetap bersikap netral dalam  pemilihan wali kota  dan wakil wali kota Binjai pada 9 Desember mendatang,” pesan Riadil.

Sebagai komitmen netralitas, Riadil menyebutkan, seluruh ASN  Kota Binjai  diminta menandatangani dokumen  pakta integritas berisi pernyataan  dan janji diri sendiri  tentang komitmen  bebas dari pengaruh dan intervensi  semua golongan dan partai politik  pada proses atau tahapan pilkada kota Binjai tahun 2015.

Ia menegaskan, sesuai ketentuan pasal 9 ayat 2 Undang–Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, setiap ASN  harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik, serta dilarang memberikan dukungan kepada calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Jika  melanggar akan  dikenakan   sanksi  hukuman disiplin, mulai dari hukuman  disiplin ringan, sedang  maupun berat,”tegasnya.

Riadil  mengingatkan, sebagai seorang pegawai ASN  hanya memiliki  satu hak,  yaitu hak untuk memilih  kepada  calon kepala  daerah yang dianggap terbaik.

Kepada seluruh pimpinan SKPD, juga diinstruksikannya agar penandatanganan pakta integritas segera diteruskan kepada aparatur di bawahnya, termasuk guru dan tenaga kesehatan.

“Para ASN  hendaknya tetap bekerja sesuai  tupoksi dan jangan sampai terkotak-kotak  pada  tiga pasangan calon. Saya berharap, penandatangan pakta integritas akan memberikan iklim kondusif  di antara sesama ASN,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada masing-masing pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang akan bertarung pada pilkada tanggal 9 Desember 2015, terdapat calon dengan latarbelakang birokrat. Mereka adalah Muhammad Idaham (calon wali kota nomor urut 1), Muhammad Tulen (calon wakil wali kota nomor urut 2), serta serta Dhani Setiawan Isma (calon wakil wali kota nomor urut 3).

Keberadaan ketiga mantan birokrat pada ketiga pasangan calon yang akan bertarung berpotensi memancing keterlibatan jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kota Binjai untuk ikut memberikan dukungan. (lud)

Keterangan foto:

Jajaran pejabat eselon II, camat dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Binjai melakukan penandatangan pakta integritas di Aula Pemko Binjai, Senin (19/10).

  • Bagikan