Fraksi Gerindra: Masih Banyak Warga Humbahas Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni

  • Bagikan

Dolok Sanggul, BatakToday

Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak warga Kabupaten tersebut yang masih tinggal di rumah tidak layak huni (RLTH). Untuk itu, Fraksi Gerindra DPRD Humbahas menyarankan Bupati untuk mengalokasikan anggaran pembangunan RLTH  untuk diberikan kepada anggota masyarakat yang benar-benar membutuhkannya.

“Bantuan RLTH di kabupaten ini diminta tepat sasaran dan merata pada sepuluh kecamatan yang ada,” kata juru bicara fraksi Gerindra DPRD Humbahas, Mora Tua Gajah, saat penyampaian pemandangan fraksinya pada rapat paripurna DPRD dalam rangka pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) tahun anggaran 2015 di Gedung DPRD, Kompleks Tano Tubu, Dolok Sanggul, Senin (19/10).

Menanggapi hal itu, Pj Bupati Humbahas Bukit Tambunan pada penyampaian nota jawaban atas pandangan fraksi, Selasa (20/10) menjelaskan, kegiatan RLTH di Humbahas tahun 2015 bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara, dan peran Pemerintah Kabupaten Humbahas hanya sebatas memfasilitasi.

Ia menguraikan, alokasi pembangunan RLTH dari Pemprovsu ke Humbahas pada tahun anggaran 2015 hanya sebanyak 170 unit untuk dua kecamatan, yakni Dolok Sanggul dan Lintongnihuta, sedang usulan yang diajukan pada tahun 2014 sebanyak 1.716 unit tersebar di seluruh kecamatan.

“Kita sangat berharap, Pemprovsu dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat secara bersama-sama melanjutkan program ini untuk tahun-tahun berikutnya, sehingga pembangunan RLTH di Humbahas dapat dituntaskan secara merata ” katanya.

Pembahasan rraperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Humbahas tahun anggaran 2015 akan dilanjutkan dengan pembahasan pada komisi-komisi dan badan anggaran DPRD Kabupaten Humbahas, sebelum pengambilan keputusan pada rapat paripurna terakhir. (FT)

  • Bagikan