Sebagian Besar Rumah Sakit di Medan Belum Terakreditasi

  • Bagikan

Medan,BatakToday

Seluruh rumah sakit di Kota Medan diminta untuk meningkatkan mutu pelayanan yang tujuannya antara lain untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta menekan tingginya angka warga Kota Medan dan Sumatera Utara yang berobat ke luar negeri. Dalam rangka peningkatan pelayanan, Pemerintah Kota Medan meminta kepada seluruh rumah sakit yang ada untuk segera mengurus akreditasi dalam rentang waktu tiga tahun ke depan. Saat ini di Kota Medan beroperasi 72 unit rumah sakit, namun belum seluruhnya mengantongi peringkat akreditasi.

Demikian ditegaskan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erwin Lubis, pada pertemuan persiapan akreditasi rumah sakit di Kota Medan dalam meningkatkan pelayanan yang terakreditasi di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), di ruang serba guna Rumah Sakit Royal Prima Jalan Ayahanda Medan, Kamis (22/10).

Dikatakannya, akreditasi rumah sakit mencerminkan semangat pembangunan kesehatan yang semakin besar di Kota Medan. Dengan demikian pembangunan sektor kesehatan tidak hanya tergambar secara fisik, namun lebih kepada peningkatan kualitas pelayanan. Peningkatan kualitas manajemen rumah sakit yang semakin baik diwujudkan dengan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.

“Rumah sakit yang ada di Kota Medan berjumlah 72 unit. Kita memberikan batas waktu paling lama 3 tahun kepada mereka untuk membenahi rumah sakit tersebut hingga memiliki akreditasi. Apabila tenggat waktu yang diberikan tidak ditepati, akan diberikan sanksi,” ujar Erwin tanpa merinci jumlah rumah sakit yang belum terakreditasi.

Menurutnya, di Kota Medan saat ini banyak bermunculan rumah sakit maupun klinik dengan fasilitas layanan bertaraf nasional dan internasional. Manajemen pelayanan kesehatan yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan diharapkan dapat mengurangi kecenderungan untuk berobat keluar negeri. “Sehingga Kota Medan sebagai pusat kesehatan regional dapat terwujud,” harap Erwin.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Usma Polita Nasution menjelaskan, berpedoman pada Permenkes nomor 12/2012 dan Permenkes 56/2014, pengelola rumah sakit harus mempersiapkan dua tahun tahapan persiapan akreditasi pelayanan mencakup aspek sarana dan prasarana, sumber daya manusia, fungsional dan manajemen, dan selanjutnya memasuki tahapan akreditasi untuk menetapkan klasifikasi rumah sakit.

Usma mengungkapkan, pada tahun 2017 Pemerintah Kota Medan mengharapkan 50 persen dari rumah sakit yang ada telah terakreditasi. Untuk itu ia berjanji akan melakukan pendampingan dalam proses persiapan maupun pada pelaksanaan akreditasi.

Pertemuan antara lain dihadiri Kepala Seksi Rujukan RS Royal Prima, Rita Ginting, pimpinan rumah sakit negeri dan swasta se Kota Medan, serta jajaran pejabat Dinas Kesehatan Kota Medan. (AFR)

Keterangan Gambar: 

Plh Sekda Kota Medan, Erwin Lubis, menyampaikan arahan pada pertemuan persiapan akreditasi rumah sakit di Kota Medan di ruang serbaguna RS Royal Prima, Kamis (22/10).

  • Bagikan