Hari Kedua Kejurnas Arung Jeram R4, Lintasan Semakin Ekstrim

  • Bagikan

Sei Bingei, BatakToday

Kejurnas Arung Jeram R4 Sei Bingei hari kedua (28/10) semakin seru. Lintasan semakin ekstrim karena naiknya permukaan air sungai dibandingkan hari sebelumnya. Akibatnya arus bertambah deras dan jeram demi jeram semakin tinggi. Kondisi ini sangat menguras tenaga para rafter, terkadang mereka harus rela jatuh ke air, bahkan perahu karet ada yang sampai terbalik.

Hari kedua menggelar kelas Slalom Race untuk tim putra (Men-Team) maupun putri (Women-Team). Masing-masing kelas dibagi dalam tiga kategori, yaitu open, junior, dan youth, baik untuk putra maupun putri.

Tim putra Sumut berhasil meraih gelar pertamanya dengan menjuarai Slalom Race kategori Youth-Men, setelah mengalahkan tim Sumsel.

Srikandi Sumut kembali berhasil meraih peringkat pertama pada kategori Junior Women, Sedangkan untuk kategori Open Women, srikandi Sumut harus puas di posisi kedua.

Kapten tim putri Sumut kategori Junior, Mariani Manik mengatakan, karakter Sungai Bingei menjadi kendala saat perlombaan. “Batunya ada yang besar, sehingga di bawah air ada pusaran yang lebih besar lagi,” katanya.

Sedangkan Willy, salah satu anggota tim dari Lampung mengatakan, butuh kekompakan dan kekuatan dari tim untuk menyelesaikan lomba dengan baik, karena karakter Sungai Bingei ini bisa berubah-ubah setiap waktu. Hal itu membuat rafter selalu terkejut apabila arus air mengalami perubahan yang tidak bisa diduga.

Hal tersebut juga dibenarkan Sudarman, pengamat olahraga arung jeram yang mengikuti jalannya perlombaan dari kemarin, “Arus dan debit air yang berbeda dari semalam membuat para peserta hari ini menjadi tampak kewalahan.”

Hasil akhir perlombaan hari kedua diwarnai aksi protes dari beberapa tim sesaat setelah pengumuman juara dan pembagian hadiah.  

Pada kelas Slalom Race Men-Team, kategori Open-Men dimenangi DKI Jakarta, menyusul Jawa Tengah dan Sumut di posisi  2 dan 3. Untuk kategori Junior-Men, Jawa Barat mengungguli Banten dan Sumut yang harus puas di posisi 2 dan 3. Sedang kategori Youth-Men yang hanya diikuti dua tim, tim putra Sumut berhasil meraih gelar pertamanya setelah mengungguli tim Sumatera Selatan.

Untuk kelas Slalom Race Women-Team, kategori  Open-Women yang hanya diikuti dua peserta, Jateng mengungguli Sumut.  Untuk kategori Junior-Women, Sumut meraih gelar juara, disusul DKI Jakarta dan Aceh pada posisi 2 dan 3. Dan pada kategori Youth-Women, Jabar meraih juara, Sumut dan Sumsel harus puas di posisi 2 dan 3. (lud)

Keterangan Foto:

Salah satu tim rafter sedang berjuang keras menaklukkan arus deras pada lintasan yang dipenuhi jebakan batu-batu besar.

  • Bagikan