Uang Rp 250 Juta dan Ratusan Hologram KPU Binjai Raib

  • Bagikan
Ruangan Bendahara KPU Kota Binjai tempat brankas yang hilang.

Binjai, BatakToday

Brankas berisi uang tunai sekitar Rp 250 juta rupiah dan ratusan hologram untuk keperluan Pilkada Binjai tanggal 9 Desember hilang dari ruangan bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai. Peristiwa kehilangan diperkirakan terjadi Senin (2/11) sekitar pukul 02.00 wib dinihari.

Tidak ada satu pun kerusakan dalam ruangan tersebut. Pada saat kehilangan, Kantor KPU Binjai dijaga oleh 2 orang petugas kepolisian dan juga 1 orang petugas satpam yang setiap malam bertugas menjaga keamanan kantor.

Staf bendahara KPU Binjai, Abdurahman mengatakan, tidak terjadi suatu kerusakan di pintu ruangan bendahara. “Gak  ada rusak sama sekali ruangannya, mulai dari pintu ruangan bendahara sama yang lainnya,” jelasnya, usai dimintai keterangan di Polres Binjai, Senin (2/11/2015).

Abdurahman mengatakan, pertama kali tahu brankas tersebut hilang melalui Staf KPU lainnya, sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu  ia tidak ada rasa curiga karena ruangan bendahara masih terkunci.

Ia menjelaskan, ada tiga orang yang memegang kunci ruangan tersebut, yaitu dirinya sendiri, Abdul Hakim (staf bendahara) dan bendahara, Deni Simbolon. Namun ia  mengaku sering menitipkan kunci kepada seorang pegawai lain bernama Wawan. Abdurahman juga menjelaskan, di ruangan bendahara tidak dilengkapi CCTV.

Di tempat lain, mantan Ketua KPU Kota Binjai, Agus Susanto, saat dikonfirmasi menjelaskan, kehilangan hologram sangat berbahaya bagi pelaksanaan pilkada tanggal 9 Desember. “Hologram itu kan untuk ditempelkan ke surat C1 atau surat-surat penting lainnya yang bersangkutan dengan hasil pilkada nanti,” terangnya.

Leriadi, Ketua DPD Gerakan Muda Hati Nurani Rakyat (Gema Hanura) Sumut, mengecam keras peristiwa kehilangan itu. “Kita minta aparat agar menyelidiki kasus tersebut. Ada indikasi orang dlm yang terlibat,” tukasnya.

Leriadi menduga rekayasa hilangnya brankas tersebut sudah tersusun rapi, tanpa ada meninggalkan bekas seperti kerusakan atau lainnya. “Kita juga minta agar seluruh anggota KPU dan sekretariat diperiksa,” ujarnya.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. (lud)

Keterangan Foto : Ruangan Bendahara KPU Kota Binjai tempat brankas yang hilang.

  • Bagikan