Dilaporkan Mengeroyok, Warga Patuan Anggi Geruduk Polresta Siantar

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday

Sejumlah warga Jalan Patuan Anggi, Pematang Siantar, berbondong-bondong mendatangi Polresta Pematang Siantar untuk meminta keadilan hukum, Senin (16/11) sekira pukul 13.30 Wib.

Mereka cemas karena telah dilaporkan ke polisi oleh pasangan suami istri (pasutri), Tukul Subakti dan Marini Purba dengan tuduhan melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap putra pasutri itu, Kiki Abdul Hakim (25).

Mak Heni (39), salah seorang warga Jalan Patuan Anggi, Gang Mas, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, mengatakan, pemukulan terhadap Kiki dilakukan warga karena dia sering membuat onar di kampung mereka.

“Semua tetangga diributi, Bang. Sudah tak waras itu. Gara-gara kecanduan narkoba maka seperti itu kelakuannya. Sama perempuan pun mau menunjuk-nunjukkan kelaminnya. Sudah itu selalu memukuli perempuan, mengganggui anak gadis orang,” terang Mak Heni kepada wartawan.

Puncak kemarahan warga terjadi pada Senin (9/11) lalu. Kiki saat itu kembali membuat onar dengan memukuli Emi (40), seorang ibu rumah tangga, hingga mengalami muka bengkak di pipi sebelah kanan.

Saat itu warga yang sudah geram, langsung memukuli Kiki hingga babak belur.  Atas peristiwa itu kemudian, orang tua Kiki melaporkan warga ke Polresta Pematang Siantar.

“Jadi kami dengar orangtuanya melaporkan kami. Maka kami datang juga ke sini (Polresta, red),” jelas Emi, korban yang dipukuli Kiki.

Menurut Erni, selama ini warga tidak mengadu ke polisi, karena masih ada rasa kekerabatan sesama tetangga.

Sikap Kiki yang sudah kelewatan dengan sering membuat onar, sebetulnya sudah pernah dibicarakan warga dan dihadiri kedua orangtua Kiki.

“Sudah bolak-balik diadakan pertemuan sama RT, RW, Binmas dari Polsek Utara untuk berembuk atas sikap si Kiki yang sering buat onar,” ujarnya kemudian.

Pengakuan warga, pasca peristiwa pemukulan terhadap Kiki, kedua orang tua Kiki sudah pindah tempat tinggal ke Lorong 20, Jalan Rakutta Sembiring. Sedangkan Kiki dikabarkan sedang menjalani perawatan di rumah sakit jiwa di Simalingkar, Kota Medan.

Kepala Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pematang Siantar, Aiptu Ardan ketika dikonfirmasi membenarkan sejumlah warga mendatangi pihaknya.

“Memang ada datang warga Jalan Patuan Anggi. Kedatangan mereka hanya mediasi. Tadi sudah koordinasi dengan Lurah Baru, Hamzah Damanik supaya diambil jalan baiknya saja,” kata Ardan. (ab).

Foto : Warga Jalan Patuan Anggi, saat berada di ruang tunggu SPKT Polresta Jalan Sudirman, Pematang Siantar, Senin (16/11). (bataktoday/ab).

 

  • Bagikan