Gelapkan Emas 500 Gram, Pemilik Toko Emas Dilaporkan Pedagang Sayuran

  • Bagikan

 Pematang Siantar, BatakToday

Lasmia boru Simbolon, pedagang sayur-mayur warga Jalan Merbou, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematang Siantar melaporkan Herlina boru Saragih (50), pemilik Toko Emas Fayol, ke Polresta Pematang Siantar, Senin (16/11).

Herlina, warga Jalan Beringin, Kelurahan Kahean, Kecamatan Utara itu dilaporkan dengan tuduhan menggelapkan emas seberat 500 gram seharga Rp 251 juta.

Lasmia, seusai membuat laporan mengatakan, pada 16 Februari 2012, dia membeli emas seberat 500 gram di Toko Emas Fayol, Jalan Patuan Anggi, Pematang Siantar.

Setelah kuitansi pembelian diterima, Lasmia menyerahkan uang sebesar Rp 251 juta. Namun, dia menitipkan semua emas yang dibeli dengan maksud kelak akan dijual kembali.

“Harga mas kan naik, maka kutitip lagi ke situ. Mana tahu untuk dijual kembali,” terangnya.

Dua tahun kemudian, yakni 15 April 2014, Lasmia membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan dagangan sayur-mayurnya. Dia lantas meminta semua emas miliknya kepada Herlina.

“Saat kuminta semua emasku, dia hanya memberikan uang kontan Rp 100 juta. Herlina berjanji akan membayar sisanya empat bulan kemudian,” bebernya lagi.

Tiba waktu yang dijanjikan, Lasmia kembali menagih sisa uang, namun Herlina berdalih belum memiliki uang sembari meminta tambahan waktu.

“Akhir Juli 2014, aku datang meminta sisa uangku. Tapi hingga saat ini dia belum membayarnya. Ketika ditagih selalu saja ada alasannya,” ungkap Lasmia, yang kemudian dia putuskan melaporkan Herlina ke Polresta Pematang Siantar.

Kapolres Pematang Siantar AKBP Dodi Darjanto melalui Kanit SPKT Aiptu Ardan, mengaku sudah menerima laporan Lasmia yang didampingi kuasa hukumnya Miduk Panjaitan.

“Sudah kita terima laporan. Saat ini masih dalam lidik,” kata Ardan. (ab)

Foto : Lasmia boru Simbolon saat membuat laporan ke Polresta Pematang Siantar, Senin (16/11). (bataktoday/ab).

  • Bagikan