Tugas Sama, Guru Honorer Medan Digaji 350 Ribu

  • Bagikan

Medan, BatakToday

Ada sebanyak 10.000 guru honorer yang mengajar di seluruh sekolah negeri dan swasta di Kota Medan. Dan masing-masing guru honorer itu hanya menerima gaji Rp 350 ribu per bulannya.

Fakta ini dilontarkan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan, Ramlan Tarigan, saat melakukan audiensi dengan Pj. Wali Kota Medan, Randiman Tarigan di rumah dinas Jalan Sudirman, Medan, Senin (17/11).

Diakuinya, persoalan guru honorer ini menjadi fokus perhatian dalam menyambut Hari Guru di Kota Medan yang akan digelar di SMP Negeri 38, Jalan A Sani Muthalib, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (25/11) mendatang.

Sebelum acara puncak dalam peringatan ini, nantinya akan digelar Sosialisasi Guru Honorer dan Tenaga Pendidik.

“Sosialisasi ini dilakukan untuk menyikapi kondisi guru honorer yang ada saat ini. Sebab, kondisi mereka saat ini sangat memprihatinkan. Meski mereka mendominasi mengajar di seluruh sekolah di Kota Medan namun gajinya sangat kecil yakni Rp.350 ribu per bulan,” tegasnya.

Walaupun demikian, kata pria yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan itu, para guru honorer tetap berusaha mengajar dengan maksimal.

“Untuk itulah melalui kesempatan ini, kami berharap kepada Pj Wali Kota untuk menambah penghasilan para guru honorer. Apalagi payung hukum untuk itu ada. Kita berharap hal ini dapat direalisasikan, sehingga ini bisa menjadi kado bagi mereka di Hari Guru,” katanya.

Ramlan optimis dengan penambahan penghasilan ini, para guru honorer bisa lebih maksimal dan profesional dalam melaksanakan tugas. Dengan begitu proses belajar mengajar akan menjadi lebih baik lagi ke depannya dan mampu menghasilkan siswa-siswa yang cerdas dan berkarakter.

“Insya Allah jika penghasilan guru honorer bertambah, pendidikan di Kota Medan bisa lebih baik lagi,” paparnya.

Dia menyinggung soal penambahan penghasilan guru honorer tersebut, memungkinkan untuk ditampung dalam APBD. Ditambah lagi sejumlah daerah telah melakukan penambahan penghasilan guru honorer.

Pj Wali Kota Randiman kaget mendengar penjelasan bahwa gaji guru honorer di Medan sangat minim. Dengan gaji sekecil itu, Randiman yakin perhatian para guru honorer tidak sepenuhnya fokus pada proses belajar mengajar. Apalagi jika guru honorer itu sudah berkeluarga dan memiliki anak.

Randiman pun berjanji, akan segera menggelar rapat dengan Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis beserta SKPD terkait.

“Dalam rapat nanti kita akan mempelajari fakta maupun payung hukumnya. Jika itu tidak melanggar peraturan maupun hukum yang berlaku, saya setuju penghasilan guru honorer ditambah. Soalnya tidak cukuplah gaji Rp 350 ribu mereka terima per bulannnya,” tegas Randiman.

Rangkaian kegiatan terkait Hari Guru, informasi dari Ramlan, PGRI Kota Medan akan melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan, serta menyelenggarakan Sosialisasi Guru Honorer dan Tenaga Pendidik di Gedung Serba Guna Universitas Negeri Medan (Unimed). (afr)

Foto : Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan, Ramlan Tarigan memakaikan seragam PGRI kepada Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan, Senin (16/11). (bataktoday/afr).

  • Bagikan