GSBI Unjuk Rasa Tolak PP 78 di Kantor Gubernur Sumut

  • Bagikan
Medan, BatakToday

Massa yang menamakan dirinya Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Selasa (24/11). Mereka menuntut agar pemerintah memberikan upah yang layak bagi buruh.

Esli, salah seorang karyawan mengatakan dalam orasinya, bahwa dirinya selama 20 tahun menjadi buruh belum bisa mendapat apa-apa. Ia menyesalkan kinerja pemerintahan bahkan seluruh aparat yang kini tidak lagi berpihak kepada rakyat.

“Pemerintah tidak sadar tanpa rakyat pemerintahan itu nol. Sementara rakyat tanpa pemerintah tidak apa-apa. Pemerintah adalah penipu berdasi,” ujarnya.

Agus, orator lainnya menyayangkan, sampai saat ini pemerintah tidak kunjung memperhatikan nasib buruh. Janji-janji pemerintah saat kampanye hanya menjadi janji untuk kepentingan golongan tertentu.

Agus mengatakan, pihaknya datang untuk menunjukkan kepada pemerintah atas ketidak setujuan terhadap PP 78 tahun 2015 tentang Pengupahan yang dinilai memenjarakañ kaum buruh.

“Kami mohon kepada Pemerintahan Sumatera Utara agar mendengarkan apa yang kami suarakan saat ini. Semoga tidak bertutup mata dan berbalik badan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Medan Mardiaz memantau langsung proses berlangsungnya aksi unjukrasa. Sementara jumlah buruh terus bertambah memenuhi kawasan Kantor Gubernur Sumut.

Direncanakan, mulai hari ini, Selasa (24/11), akan diadakan gerakan mogok massal untuk menolak PP 78 tahun 2015, produk pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. (AFR)

Foto: Massa Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Selasa (24/11)

  • Bagikan