Keperdulian Sesama Warga Mengurangi Beban Korban Bencana Banjir

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday

Pasca banjir bandang yang terjadi Selasa (1/12), warga RT002/RW001 Kelurahan Bah Kapul Pematang Siantar, atas partisipasi sesama warga, membuka dapur umum persis di tepi Jalan Handayani, berdekatan dengan lokasi bencana.

Warga yang didominasi kaum perempuan secara sukarela membantu menyiapkan makanan untuk warga yang ditimpa bencana.

Sementara itu, warga lainnya juga membantu membersihkan rumah-rumah yang penuh lumpur akibat banjir bandang. Beberapa terlihat mengumpulkan dan membersihkan barang-barang yang dikeluarkan dari rumah.

Pada Rabu sore (2/12) sekitar pukul 15.30, Palang Merah Indonesia (PMI) Pematang Siantar dengan pimpinan rombongan Irwansyah Damanik mendatangi lokasi bencana.untuk memberikan bantuan.

Penyerahan bantuan PMI Pematang Siantar kepada korban bencana banjir bandang di pekarangan Gereja GPPS Jalan Handayani, Kelurahan Bah Kapul, Pematang Siantar, Rabu 2/12 (bataktoday/ajvg)
Penyerahan bantuan PMI Pematang Siantar kepada korban bencana banjir bandang di pekarangan Gereja GPPS Jalan Handayani, Kelurahan Bah Kapul, Pematang Siantar, Rabu 2/12 (bataktoday/ajvg)

Bertempat di bawah rindang pohon cemara, pekarangan Gereja GPPS Jalan Handayani, PMI menyerahkan bantuan berupa 50 lembar tikar, 20 helai selimut, dan mi instan 29 kardus.

Dengan disaksikan masyarakat korban bencana, dan Lurah Bah Kapul, Bahrum Damanik, serta parajurit TNI yang hadir, bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Ketua RT002, Sinaga, untuk kemudian dibagikan kepada warga korban.

Bantuan dibagikan kepada 33 Kepala Keluarga yang menjadi korban bencana. Sebagian bahan makanan berupa mi instan diserahkan untuk dikelola dapur umum yang didirikan warga.

Ditemui saat meninjau langsung lokasi bencana, pimpinan rombongan PMI Pematang Siantar, Irwansyah Damanik menjelaskan kesiapan PMI Siantar dalam menghadapi terjadinya bencana di Kota Siantar.

“Kami memang punya logistik di PMI Pematang Siantar, walaupun tidak begitu banyak. Namun dari assessment pada hari ini, kami akan berkoordinasi dengan PMI Sumatera Utara, meminta tambahan bantuan untuk diberikan kepada korban bencana.” papar Irwansyah.

Irwansyah menambahkan, kepada pihak lain atau masyarakat yang ingin memberikan bantuan, dapat menyalurkannya melalui PMI Pematang Siantar. Dengan demikian bantuan tersebut dapat lebih tepat sasaran, untuk disampaikan kepada korban yang membutuhkan.

Pesan PMI Siantar melalui Irwansyah, kepada masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai, supaya berhati-hati menghadapi cuaca saat ini.

“Kepada masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai, supaya lebih berhati-hati menghadapi kondisi cuaca yang ekstrim akhir-akhir ini. Perlu waspada, karena kadang di tempat itu tidak hujan, tetapi di tempat lain (baca: di daerah hulu) hujan deras. Sehingga kalau timbul banjir bandang, tidak sampai merenggut korban jiwa.” pesannya.

Di tepi jalan Handayani, bersebelahan dengan dapur umum, terlihat beberapa pemuda dan remaja mengumpulkan sumbangan dari para pengguna jalan yang melintas. (ajvg)

Foto:Dapur umum yang dibuka warga korban bencana banjir bandang di RT 002/RW 001, Kelurahan Bah Kapul, Pematang Siantar, Rabu (2/12) (bataktoday/ajvg)

  • Bagikan