Randiman: Netralitas ASN, TNI dan Polri Tidak Dapat Ditawar-tawar

  • Bagikan

Medan, BatakToday-

Segenap Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri, diminta untuk menegakkan sikap netral pada pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Kota Medan pada 9 Desember mendatang. Dengan demikian pelaksanaan pilkada di ibukota Provinsi Sumatera Utara ini menjadi contoh penyelenggaraan pilkada yang berkualitas, demokratis, damai dan penuh rasa kekeluargaan.

Secara tegas hal itu disampaikan Penjabat Wali Kota Medan Randiman Tarigan pada Apel Netralitas TNI, Polri dan aparatur Pemko Medan pada Pilkada Kota Medan Tahun 2015, di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (4/12).

“Mari kita jaga netralitas kita, laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Insya Allah kita mampu melaksanakan pilkada yang aman, damai, dan demokratis, serta diridhoi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Randiman.

Randiman mengingatkan, netralitas segenap aparatur birokrasi, TNI dan Polri sesuatu yang tidak dapat ditawar-tawar  dan tidak dapat ditoleransi sekecil apapun pelanggaraannya.

“Jadi sekali lagi secara moral saya mengajak, mari kita menegakkan sikap netral pada Pilkada Kota Medan Tahun 2015,” tegasnya.

Randiman meminta KPU, Pawaslu serta seluruh satuan pengamanan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan deteksi dini, sehingga seluruh tahapan Pilkada Kota Medan dapat diselenggarakan dengan baik, lancar, damai, penuh kesejukan dan persaudaraan,

Kepada masing-masing pasangan calon dan tim suksesnya, termasuk masyarakat pemilih, Randiman meminta agar memegang komitmen moral dan etika politik dalam mendukung pelaksanaan pilkada yang demokratis dan damai.

Randiman mengajak semua pihak agar mencermati, mewaspadai,serta melakukan antisipasi dini terhadap potensi konflik struktural maupun sosial dalam penyelenggaraan pilkada.

Ia mengingatkan agar distribusi logistik pilkada sampai ke-TPS-TPS dilaksanakan dengan baik, sehingga pemungutan suara dapat diselenggarakan dengan baik, lancar dan tepat waktu.

Selanjutnya Randiman agar pengamanan proses pemungutan dan penghitungan suara di seluruh TPS dilakukan secara optimal dan tanpa toleransi terhadap pihak yang ingin mengganggu keteriban dan ketenteraman umum, terutama mengingat di Kota Medan terdapat banyak objek vital.

Akhirnya Randiman meminta agar aparat TNI dan Polri juga benar-benar mengamankan proses pemindahan surat suara dan kotak suara dari TPS ke PPS, dari PPS ke PPK dan seterusnya.

“Saya berharap seluruh unsur pengamanan yang sudah ditetapkan dapat bekerja optimal,” harapnya.

Apel turut dihadiri Kapolresta Medan Kombes Pol H Mardiaz Kusin Dwi harnanto, Dandim 0201/BS Kol Inf Maulana Ridwan, Kapolresta Belawan AKBP Edy Swando, Ketua KPU Kota Medan Yenny Chairiah Rambe, Ketua Panwaslu Kota Medan Raden Dwi Atmiral, pimpinan SKPD, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Marah Husin Lubis, serta jajaran kapolsek, danramil, camat, dan lurah.

Apel diakhiri dengan pelepasan personil satuan pengamanan berkenderaan sepeda motor dari unsur Polri dan TNI. (AFR)

Foto: Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan didampingi Kapolresta Medan Kombes Pol H Mardiaz Kusin Dwi Harnanto meninjau kesiapan pasukan sebelum pelaksanaan Apel Netralitas TNI, Polri dan aparatur Pemko Medan pada Pilkada Kota Medan Tahun 2015 di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (4/12).

  • Bagikan