Ketua Umum PWI: Pers Sumut Paling Dinamis di Indonesia

  • Bagikan

Medan,BatakToday

Pers Sumatera Utara menjadi barometer bagi PWI Pusat karena dinilai paling dinamis dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia. Salah satu indikatornya, dari 700-an anggota PWI Sumatera Utara, 280 telah lulus uji kompetensi, dan belum ada provinsi lain yang berhasil mencapai tingkat kelulusan seperti Sumut.

Hal itu diutarakan Ketua Umum PWI Pusat Margiono dalam sambutannya pada Konferensi Provinsi (konferprov) PWI Sumatera Utara di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumatera Utara, Sabtu (5/12).

“Dinamika di sini tinggi, tidak ada provinsi lain yang dinamikanya seperti Sumut, bahkan di Jawa yang jumlah penduduk lebih besar tidak seperti Sumut,” ujar Margiono.

Dia mengaku cukup bangga, PWI Sumatera Utara sudah berupaya sungguh-sungguh menjaga etika dan standar berorganisasi.

Konferprov PWI Sumut ditandai dengan pemberian pin emas kepada Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi dan 8 tokoh lainnya.

Menurut Ketua PWI Sumatera Utara periode 2010-2015, M Syahril, penerima Pin Emas PWI merupakan orang-orang yang dianggap berjasa dalam mendukung profesi wartawan di Sumatera Utara. Pemberian pin dilaksanakan lima tahun sekali sesuai hasil rapat pleno plus pengurus PWI Sumatera Utara.

“Jadi tidak sembarang orang yang bisa menerima Pin Emas PWI,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Plt Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengucapkan terimakasih atas anugerah yang dipercayakan kepada dirinya.

Menurut Erry, pers memiliki kedudukan yang strategis dan menentukan dalam tatanan kehidupan berbangsa dan negara.

Dikatakan Erry, jika dalam kehidupan politik negeri ini menganut trias politika yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif, maka pers menurutnya pantas berdiri sebagai pilar ke empat.

“Meski pers secara formal tidak masuk dalam trias politika, tapi media massa menurut saya adalah pilar ke empat, yang menjadi kekuatan strategis dengan fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial,” kata Erry.

Erry berharap, PWI Sumatera Utara sebagai mitra pemerintah daerah terus melakukan bimbingan dan pembinaan kepada anggotanya, agar setiap anggota PWI dapat memberikan sajian informasi yang benar dan aktual, dilandasi nilai profesionalisme  dan rasa tanggung jawab kepada masyarakat.

“PWI ke depannya harus lebih baik lagi. Sebagaimana pemerintah dituntut untuk mewujudkan good governance, maka media juga dituntut wujudkan good media untuk bersama mewujudkan good people,” kata Erry.

Selain Plt Gubsu, pin emas juga diberikan kepada 8 tokoh lainnya, yakni Taufan Gama Simatupang (Bupati Asahan 2010-2015), M Idham (Walikota Binjai 2010-2015), Umar Zunaidi Hasibuan (Walikota Tebing Tinggi) , Musa Rajeksah (Ketua IMI Sumut, HDCI dan PMI Medan), Dzulmi Eldin (Walikota Medan 2010-2015), Wildan Aswan Tanjung (Bupati Labuhan Batu Selatan 2010-2015), Azhari Tambunan (Bupati Deliserdang), dan Ngogesa Sitepu (Bupati Langkat).

Pada Konferprov 2015, dilakukan pemilihan Ketua PWI Sumatera Utara periode 2015-2020 yang dimenangkan Hermansjah dari Harian Analisa, setelah pada pemungutan suara mengungguli Aidi Yursal dari Harian Waspada. (AFR)

Foto: Plt Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi didampingi Ketua PWI Pusat Margiono dan Ketua PWI Sumatera Utara 2010-2015 Syahril, foto bersama dengan penerima anugerah Pin Emas PWI, Sabtu (5/12). (bataktoday/afr).

  • Bagikan