Lawan Perampasan Hak, Forum Guru Habonaron Simalungun Dideklarasikan

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Sejumlah guru di Kabupaten Simalungun yang mulai gerah dengan perampasan hak-hak guru oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, mendeklarasikan pembentukan Forum Guru Habonaron Simalungun (FGHS) di Warung Siardo, Jalan Sisingamangaraja Pematang Siantar, Sabtu (5/12). Organisasi itu diharapkan menjadi wadah aspirasi para guru untuk memperjuangkan hak-hak guru di Kabupaten Simalungun.

Deklarasi FGHS dihadiri perwakilan Forum Komunitas Air Mata Guru, Forum Guru Siantar, dan DPC Pemberdayaan Perempuan Indonesia.

“FGHS terbentuk dari pengalaman pribadi akan penindasan terhadap hak guru, dan tidak adanya peningkatan mutu pendidikan, serta tidak adanya wadah tempat pengaduan nasib guru di Kapubaten Simalungun. Di samping itu hak-hak normatif guru telah dikebiri oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun dan banyak hal lagi yang tidak diperhatikan selama ini,” tegas Appilia Manik, yang terpilih sebagai Ketua FGHS.

Sementara itu, Golfrit Marbun selaku sekretaris forum ini mengakui, sebelumnya sudah ada beberapa organisasi yang mewadahi guru, misalnya PGRI secara nasional. Namun ketika ada persoalan yang dihadapi guru, organisasi itu sepertinya tak bisa menampung apalagi memperjuangkan aspirasi guru.

“Sehingga kelompok guru di beberapa kecamatan di Kabupaten Simalungun sepakat untuk memperjuangkan hak guru seperti yang sudah diatur dengan undang undang, peraturan pemerintah, dan peraturan daerah, dengan membentuk organisasi Forum Guru Habonaron Simalungun ini,” tegasnya.

Ikut menimpali, Retmon Sitohang mengatakan, forum ini tidak mau terjebak dan terlibat ke kancah politik pilkada di Kabupaten Simalungun.

“Oleh sebab itu, kegiatan pertama akan kita laksanakan mulai Januari 2016, yaitu mengawal proses perpanjangan SK Guru Honor di Kabupaten Simalungun, agar tidak ada lagi kutipan liar,” ujarnya.

Deklarasi dilanjutkan dengan penetapan pengurus harian FGHS masa jabatan 2015-2018. Ketua dijabat Appilia Manik, sekretaris Golfrit Marbun, dan Retmon Sitohang sebagai bendahara. Sedang posisi penasehat diisi antara lain Eastaman Napitupulu, dan Novyeva Sianturi.

Deklarasi ditutup dengan pengucapan tiga janji bersama, yakni, akan meningkatkan profesionalitas guru dengan hari nurani, berani dan kritis; bertanggung jawab atas seluruh kegiatan atau program kerja dalam forum; dan, memperjuangkan hak hak sebagai guru.” (at)

Foto: Pengurus Forum Guru Habonaron Simalungun 2015-2018. (bataktoday/at).

[youtube width=”100%” height=”300″ src=”rdq4rus41OQ”][/youtube]

  • Bagikan