Bela Istri, Panjaitan Adu Jotos dengan Tetangga

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Jasmen Panjaitan (35) dan Sawal Siregar (33), keduanya warga Jalan Medan, Gg Air Bersih, Kelurahan Nagapitu, Kecamatan Siantar Martoba, terlibat adu bogem yang mengakibatkan keduanya mengalami luka, Minggu (6/12).

Adu jotos di Minggu siang itu bermula ketika istri Jasmen, Santika boru Tamba sedang membersihkan halaman depan rumah mereka, sedangjan Jasmen menggendong anak.

Saat itu, Sawal melintas, dan tiba-tiba saja Santika dan Sawal terlibat cekcok mulut dan saling maki.

Melihat istrinya dimaki oleh Sawal, dia pun menghardik tetangganya itu dan selanjutnya berlanjut menjadi adu pukul antara Jasmen dan Sawal.

Untung warga setempat yang menyaksikan “ring tinju” Minggu siang itu, bergegas melerai.

Semula warga coba memfasilitasi agar Jasmen dengan Sawal berdamai secara kekeluargaan. Namun Jasmen tak bersedia dan bersikukuh mengadu ke Polsek Siantar Martoba.

Tidak lama setelah Jasmen mengadu, sejumlah petugas Polsek Siantar Martoba tiba di lokasi dan membawa Sawal yang masih dalam kondisi luka di wajah dan leher.

Di Polsek Siantar Martoba, Jasmen mengatakan, kejadian berlangsung saat Sawal berpapasan dengan istrinya, Santika di halaman depan rumah mereka.

“Pas Sawal lewat, tiba-tiba dia memaki-maki istriku. Dibilangnya sama istriku agar bagus-bagus menyapu,” kata Jasmen mengulang ucapan Sawal.

Dia mengaku memukul Sawal lebih dulu. Menurutnya, itu dia lakukan untuk membela istrinya.

“Memang aku duluan memukul, tapi aku langsung dihajar habis-habisan sama Sawal,” jelasnya lagi.

Sementara Sawal mengaku, dia tadinya mau mandi sekalian membersihkan ikan di sungai. Namun sewaktu lewat dari depan rumah Jasmen, tiba-tiba saja Santika menghalangi jalannya.

Bukan hanya itu saja, Santika juga memaki-makinya, karena merasa sakit hati dituduh mirip tengkorak.

“Aku pas lagi bawa ikan sekalian mau mandi ke sungai. Rupanya istri Jasmen maki-maki aku pas lewat dari sana. Padahal aku nggak ada bilang istri Jasmen seperti tengkorak,” kata Sawal.

Kapolsek Siantar Martoba AKP Hilton Marpaung membenarkan kejadian itu. Namun pengaduan Jasmen belum diterima secara resmi, karena pihaknya sedang mencoba upaya dimediasi agar kedua belah pihak berdamai secara kekeluargaan.

“Berantemnya orang itu, tapi yang satu mengadu, padahal yang satu luka juga. Kita mediasi dulu, karena dua-duanya sama-sama luka,” terang Hilton. (AB)

Foto: Jasmen Panjaitan dengan kondisi luka di pelipis. (bataktoday/ab).

  • Bagikan