Lima Komisioner KPU Siantar Dilaporkan ke Polisi

  • Bagikan

Lima Komisioner KPU Siantar Dilaporkan ke Polisi

Pematang Siantar, BatakToday-

Puas berorasi di depan kantor KPU Pematang Siantar, ribuan massa simpatisan Surfenov Sirait-Parlindungan Sinaga menggeruduk kantor Polresta Pematang Siantar, Jalan Sudirman, Senin (7/12) pukul 17.45 WIB.

Massa yang didominasi kaum ibu ini meminta Kapolresta Pematang Siantar, AKBP Dodi Darjanto, menangkap lima orang komisioner KPU Pematang Siantar yang telah membatalkan pasangan Surfenov Sirait dan Parlindungan Sinaga tanpa dasar hukum.

Itu terungkap, setelah Ketua KPU Pematang Siantar, Mangasi Tua Purba, mengakui di hadapan ribuan massa pendukung Surfenov-Parlin di kantor KPU, bahwa pembatalan pasangan Surfenov-Parlin Sinaga tidak memiliki dasar hukum.

Mendengar itu, massa Surfenov-Parlin kecewa  dengan sikap KPU setempat yang membatalkan pasangan Surfenov-Parlin Sinaga untuk ikut dalam bursa calon wali kota- wakil wali kota Pematang Siantar.

Massa pendukung Survenof-Parlin diwakili Sabar Sirait dan Saut Sirait menyerahkan pengaduan resmi, diterima langsung Kapolresta Pematang Siantar AKBP Dodi Darjanto didampingi Kabag Ops AKP Faidil, di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). (bataktoday/ab)
Massa pendukung Survenof-Parlin diwakili Sabar Sirait dan Saut Sirait menyerahkan pengaduan resmi, diterima langsung Kapolresta Pematang Siantar AKBP Dodi Darjanto didampingi Kabag Ops AKP Faidil, di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). (bataktoday/ab)

Pengaduan massa yang diwakili Sabar Sirait dan Saut Sirait untuk membuat pengaduan resmi, diterima langsung Kapolresta Pematang Siantar AKBP Dodi Darjanto didampingi Kabag Ops AKP Faidil, di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Usai membuat pengaduan, Sabar Sirait dan Saut Sirait kemudian menemui massa yang berada di depan kantor Mapolresta Jalan Sudirman.

“Kita sudah melaporkan lima komisoner KPU Siantar supaya ditangkap karena membatalkan pasangan Surfenov dan Parlin tanpa memiliki dasar hukum,” teriak Sabar di hadapan ribuan massa simpatisan.

“Pak kapolres sudah menerima laporan kita melalui jalur Gakumdu dan laporan lain masih dalam proses,” lanjut Sabar.

Sementara, Ketua Fatwa MUI Kota Pematang Siantar,.Hasan Basir Siregar dalam orasi di hadapan massa simpatisan meminta agar jangan bertindak anarkis dalam berdemo.

“Jangan berbuat anarkis, mari kita terus berdoa, karena kita masih berusaha menempuh jalur hukum,” kata ustad Hasan.

Amatan BatakToday dalam demo kali ini, selain didominasi kaum ibu, terlihat juga beberapa alim ulama, ustad dan tokoh agama, yakni H Zulkarnain Nasution selaku Imam Besar Masjid Raya, Faidil Siregar selaku Ketua FPI Pematang Siantar, Sulaiman Sinaga selaku Ketua Ukhuwah Islamiyah Pematang Siantar, dan unsur tokoh agama dari Kristen Katolik.(AB)

Foto:  Massa pasangan Surfenov-Parlin di depan Mapolresta Pematang Siantar. (bataktoday/ab)

  • Bagikan