Warga Tobasa Tertangkap Tangan, Diduga Melakukan Politik Uang

  • Bagikan

Tobasa, Bataktoday-

Linda boru Sitorus yang diduga sedang melakukan aksi membagikan amplop berisi uang kepada warga untuk memilih salah sato pasangan calon peserta Pilkada Tobasa, tertangkap tangan oleh warga Desa Sitorang Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Selasa (8/12) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Pada peristiwa penangkapan, dari tangan Linda didapat sejumlah amplop masing-masing berisi dua lembar uang kertas pecahan lima puluh ribu rupiah, dan pada sampul terdapat tulisan “Horas dongan sahaporseaon sian Binsar Jaya Ketua  IPK. Rap manusuk ma hita no. 2 Poltakro. Kel. Pak Joel“ (salam kawan seiman dari Binsar Jaya Ketua IPK. Mari sama-sama kita mencoblos no. 2 Poltakro -red )

Peristiwa tangkap tangan diawali kecurigaan seorang warga, Janner Sitorus, atas gerak-gerik Linda.

Yakin Linda sedang melakukan aksi politik uang dalam rangka Pilkada Tobasa, Janner beberapa warga lainnya bergegas  untuk melapor ke pihak Panwaslih.

Bukti amplop dan uang yang didapatkan dari tangan Linda boru Sitorus. (bataktoday/js)
Bukti amplop dan uang yang didapatkan dari tangan Linda boru Sitorus. (bataktoday/js)

Ternyata aksi Linda sebelumnya telah terpantau aparat kepolisian. Beberapa personil polisi dan awak media seketika tiba di lokasi, dan Kapolres Tobasa Jidin Siagian menyusul beberapa waktu berselang.

Pihak kepolisian selanjutnya  menyerahkan kasus dugaan politik uang ini ke Panwaslih Kabupaten Tobasa di Balige.

Ketika ditanya wartawan di Kantor Panwaslih Tobasa di Balige, Linda yang didampingi mertuanya mengakui perbuatannya.

“Saya  sudah sempat membagikan amplop kepada 3 orang warga, marga Panjaitan dan marga Napitupulu, berisikan uang sebesar 100 ribu rupiah. Ada tulisan no 2 Poltakro di amplop itu,” ujarnya.

Ketua Panwaslih Tobasa, Julpiter Pakpahan didampingi dua komisioner Guntur Hutajulu dan Ali Harahap, pada jumpa pers di Kantor Panwaslih Tobasa, membenarkan adanya laporan atas peristiwa tersebut.

“Mekanisme atau tahapan selanjutnya masih akan kami lakukan dengan mengundang pihak terlapor dan pelapor untuk dilakukan klarifikasi pada Rabu (9/12) sekitar  pukul 15.00 WIB,” ujar Julpiter.

Guntur Hutajulu menghimbau agar wartawan dan warga bersabar dan memberikan kepercayaan kepada Panwaslih dalam penanganan dugaan politik uang tersebut.

“Bila didalam klarifikasi kami temukan indikasi pelanggaran pidana pilkada, maka kami akan adakan rapat pleno dan akan melimpahkannya ke penegakan hukum terpadu (Gakumdu)‎ di Mapolres Tobasa  untuk diproses lebih lanjut,” ujar Guntur. (js)

Foto: Linda boru Sitorus, oknum yang tertangkap tangan dan diduga membagikan uang dalam pemenangan salah satu paslon peserta Pilkada Tobasa 2015. (bataktoday/js)

  • Bagikan