AKBP Dodi Darjanto: Tembak di Tempat Perusak Aset KPU Siantar

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Pasca penundaan pemungutan suara Pilkada Kota Pematang Siantar, Polres setempat meningkatkan pola pengamanan di kantor KPU Siantar Jalan Porsea, Pematang Siantar, yakni 1 kali 24 jam dengan personil satu pleton lengkap dengan senjata, dibagi dua shift.

Dalam pengamanan aset KPU Siantar, polisi akan bertindak tegas, bahkan hingga menembak di tempat bagi siapa saja yang melakukan perusakan.

Kapolresta Pematang Siantar, AKBP Dodi Darjanto, menegaskan hal itu saat ditemui di kantor KPU Jalan Porsea, Rabu (9/12) pukul 15.00 WIB.

“Jika nanti ada oknum atau kelompok yang mencoba menghancurkan kantor KPU dan merusak logistik, polisi tidak segan-segan menindak tegas, jika perlu menembak di tempat para pelaku perusak aset KPU Siantar,” tegasnya.

Kapolresta mengimbau masyarakat pendukung paslon tetap tenang dan tidak mengganggu aktivitas seluruh personil KPU untuk bisa berkerja secara maksimal.

“Tugas mengamankan bukan tugas Pak Polisi saja, masyarakat juga bisa membantu tugas polisi untuk menciptakan kenyamanan di kota Siantar,” harapnya.

Kepada para pendemo, Kapolresta mengingatkan supaya jangan menyampaikan perkataan kotor saat berorasi.

“Saya mengingatkan, tolong berkata sejuk dan tidak boleh berkata kotor, memaki. Tidak boleh menyampaikan informasi tak benar A disebut C, yang bisa memprovokasi orang lain. Ini semua untuk menjaga kekondusifan di Kota Siantar,” ujar Dodi.

Komisioner Divisi Teknis KPU Pematang Siantar, Batara Manurung mengatakan, terkait keberadaan logistik, pihaknya telah menarik seluruhnya dari kelurahan.

“Sudah balik logistik ke KPU Siantar, Sudah rampung hampir 99 persen,” kata dia. (AB)

Foto: Kapolresta AKBP Dodi Darjanto di depan Kantor KPU Pematang Siantar, Jalan Porsea, Rabu (9/12). (bataktoday/ab)

  • Bagikan