Istri Polisi Dijambret Saat Naik Betor

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Tas sandang  berisi 4 cincin emas serta surat-surat penting lainnya, melayang disambar pelaku jambret, saat korbannya S boru Saragih naik becak bermotor (betor) menuju rumahnya di Jalan Parapat, Kecamatan Siantar Marihat, Kamis (10/12) malam.

Informasi dihimpun, peristiwa terjadi persis di Jalan Gereja, simpang Jalan Cornel Simanjuntak, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan.

Boru Saragih yang adalah istri salah seorang personil Polresta Pematang Siantar itu pun mengadu ke Markas Polresta di Jalan Sudirman.

Awal kejadian, boru Saragih hendak pulang ke rumah, menumpang betor dari simpang Jalan Surabaya, selanjutnya melintasi Jalan Gereja.

Menjelang simpang Jalan Cornel Simanjuntak, dari arah belakang muncul pelaku mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja tanpa plat polisi, kemudian memepet betor yang ditumpangi boru Saragih dari sebelah kiri.

Selanjutnya pelaku menarik paksa tas yang disandang boru Saragih. Sadar tas sandangnya dijambret, boru Saragih berteriak “rampok”, sehingga pengemudi betor spontan mengejar pelaku.

Namun pengejaran sia-sia karena pelaku melaju lebih kencang, sehingga pengemudi betor kehilangan jejak. Akhirnya pengemudi betor mengantarkan boru Saragih melapor ke Polresta Pematang Siantar.

Petugas piket jaga pun turun ke lokasi dan mengumpulkan keterangan warga di sekitar lokasi terjadinya perampokan.

Kasubbag Humas AKP Isril Noer saat dikonfirmasi Jumat (11/12) sore, membenarkan adanya pengaduan korban kejahatan jambret.

“Benar korbannya seorang ibu Bhayangkari, dan kita saat ini masih melakukan penyelidikan,” kata Isril. (AB)

Foto: S boru Saragih (baju biru) saat melapor di Polresta Pematang Siantar, Kamis (10/12) malam. (bataktoday/ab).

  • Bagikan