Maduma Simanjuntak Wisudawan Terbaik Universitas Islam Labuhanbatu

  • Bagikan

Rantauprapat, BatakToday-

Universitas Islam Labuhanbatu (Unisla) mewisuda mahasiswa/mahasiswi ke-XII Tahun 2015/2016 di Ballroom Hotel Suzuya, Rantauprapat, Sabtu (12/12). Wisudawan terbaik diraih Maduma Riski Simanjuntak dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Program Studi Biologi, dengan IPK 3.59 (terpuji).

Pembantu Rektor Bidang Akademik Unisla, Abdul Manan Ritonga dalam laporannya menyebutkan, mahasiswa yang diwisuda sebanyak 374 orang, terdiri dari mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan sebanyak 200 orang, Fakultas Ekonomi 129 orang, Fakultas Teknik 14 orang, dan Fakultas Pertanian 31 orang.

Wisuda turut dihadiri Penjabat Bupati Labuhanbatu Amran Uteh, Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah I Sumatera Utara Rudi K Nababan, dan Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Ma’Arif Labuhanbatu, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Rektor Unisla, Rajo Makmur Siregar dalam sambutannya mengatakan, wisuda merupakan momen yang dinantikan oleh lulusan perguruan tinggi dan keluarga masing-masing, karena merupakan upacara akademik yang menjadi akhir dari proses pendidikan setiap mahasiswa, meski sebenarnya proses belajar dan memperoleh pendidikan tidak pernah berhenti dalam denyut kehidupan manusia.

Menurut Rajo Makmur, sebagai seorang akademisi, sudah selayaknya timbul pertanyaan, apa peran perguruan tinggi Indonesia khususnya Unisla dalam memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Adapun jawaban dari pertanyaan ini sangatlah sederhana yaitu, karena perguruan tinggi bisa masuk ke segala lini,” sebutnya.

Penjabat Bupati Labuhanbatu, Amran Utheh dalam arahannya mengatakan, menghadapi tantangan global yang semakin berat, dibutuhkan generasi muda dengan sumber daya manusia yang berkualitas, siap bersaing dalam berbagai dimensi kehidupan.

Menurut Amran, pendidikan berkualitas adalah kata kunci terciptanya masyarakat dan generasi muda yang mandiri, cerdas, berkepribadian, bermartabat, memiliki mental dan karakter bangsa serta percaya diri yang tinggi, sehingga siap menghadapi tantangan di masa datang.

“Hari ini saudara menutup pengalaman belajar di Universitas Islam Labuhanbatu. Pada saat yang bersamaan saudara juga membuka penggalan pengalaman baru yaitu pengalaman sebagai seorang lulusan Universitas Islam Labuhanbatu yang akan berkiprah dan berkarya dalam pembangunan bangsa,” kata Amran.

Ia mengingatkan, dalam penggalan-penggalan baru itu para lulusan akan belajar untuk menjadi seseorang yang bermakna bagi kehidupan dan masyarakat sekitarnya, berbekal keahlian dan pengetahuan yang mereka miliki.

Nantinya, sambung Amran, selepas dari kampus akan belajar untuk hidup bersama-sama menjadi satu di antara sekian banyak individu yang berjalan dengan serasi dan selaras dalam masyarakat.

“Suatu hari nanti nanti saudara akan kembali membuka dan atau menutup suatu penggalan, begitulah akan berlanjut terus dalam jalan kehidupan saudara,” kata Amran Utheh.

Dijelaskannya, menjadi mahasiswa dapat dikatakan masa-masa emas dalam kehidupan, karena sesungguhnya kehidupan sebagai seorang mahasiswa ibarat geladi bersih menuju kehidupan.

“Orang yang optimis bukanlah yang merasa bisa melakukan sesuatu. Orang yang optimis adalah orang yang mau berusaha sehingga ia bisa melakukan sesuatu tersebut. Buatlah target-target dan mimpi yang besar, hanya orang-orang besar lah yang mampu mewujudkan mimpi besar. Teruslah berkarya, hingga kelelahan itu mengikutimu. Cintailah belajar, karena dari situ kita akan belajar mencintai,” pungkas Amran. (AS)

Foto: Suasana Wisuda Mahasiswa/I ke-XII Universitas Islam Labuhanbatu di Ballroom Hotel Suzuya Rantauprapat, Sabtu (12/12). (bataktoday/as).

  • Bagikan