Tiga Bersaudara Dibacok di Tanjungbalai

  • Bagikan

Tanjungbalai, BatakToday-

Tiga bersaudara warga Jalan Garuda, Lingkungan I, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai,  yakni Zumriyansah (23), Rudiansyah (29) dan Zefri (25) dibacok sekelompok orang di gudang ikan GMJ Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Jumat (11/12).

Akibat peristiwa itu, Zumriyansah yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang ikan, harus dirawat di RSUD Mansyur Kota Tanjungbalai, akibat dihajar dengan sebilah parang, persis di bagian kepala dan kedua tangannya.

Informasi dihimpun, peristiwa dialami Zumriyansah saat bermaksud melerai abang kandungnya, Rudiansyah yang terlebih dahulu dipukuli oleh pelaku yang lebih dari satu orang.

Rudiansyah dipukuli para pelaku saat hendak membeli cumi-cumi. Dikatakan Rudi, dirinya dipukuli setelah dituduh pekerja gudang ikan GMJ tak pernah mengembalikan pangkis atau keranjang ikan setiap membeli hasil laut dari gudang tersebut.

“Aku dituduh mereka seperti itu, aku pun langsung menjawab tidak pernah melakukannya. Begitu kujawab seperti itu, aku langsung dikeroyok di gudang itu, Bang,” terangnya.

Sementara itu, Nurani Purba (62) ibu kandung ketiga korban saat ditemui di RSUD Mansyur Kota Tanjungbalai mengatakan, pasca kejadian, Zumriyansah mengalami luka cukup serius.

“Luka bacok dialami Zumriyansah persis di bagian kepala dan kedua tangannya. Dia anakku yang  ke -9 dari 13 bersaudara, belum bisa diajak bicara. Dia dibacok setelah melerai abangnya sendiri yang dikeroyok oleh anggota gudang ikan GMJ sewaktu hendak membeli cumi-cumi,” katanya.

Dia menambahkan, luka bacokan parang juga dialami oleh putranya yang lain, Zefri, jari kelingkingnya hampir putus akibat dibacok pelaku.

Zefri membenarkan dirinya telah dibacok oleh pelaku.

“Begitu ondak (mau, red) melerai  langsung diconcangnyo dengan menggunakan parang ikan, aku Bang. Kalau tak ado bosi di gudang ikan itu bukan jari kelingkingku ini sajo yang kono melainkan leherku pun kono dibacoknyo, Bang,” paparnya dengan bahasa Melayu khasTanjungbalai.

Terpisah, Kapolsek Teluk Nibung, Iptu Dwi Jatmiko melalui Kanit Reskrim Iptu Basar Siregar saat dihubungi via seluler membenarkan adanya peristiwa itu.

“Benar, kita sudah mengetahui kejadian itu. Siapa pelakunya belum kita ketahui, sebab kasusnya masih penyelidikan,” katanya. (eko)

Foto: Nuraini Purba (62) saat memperlihatkan putranya Zumriyansah (23) yang terbaring di ruangan bedah RSUD Mansyur Kota Tanjungbalai akibat mengalami luka bacokan persis di bagian kepala dan kedua tangannya. (bataktoday/eko)

  • Bagikan