"Karena Mamakku Datang, Terpaksa Aku Ikut Perayaan Natal…"

  • Bagikan

Tanjungbalai, BatakToday-

Nicolas Simanjuntak (34) warga Jalan Manggis, Kelurahan TB Kota II, Kecamatan TB Selatan, Kota Tanjungbalai terpidana kasus narkoba dengan hukuman 9 tahun 6 bulan  penjara mengaku sedih setelah mengikuti perayaan Natal para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pulau Simardan, Kota Tanjungbalai, Sabtu (12/12).

“Perasaanku hari ini sedih bercampur bahagia. Tadinya aku tak mau mengikuti Natal pada tahun ketiga ini. Namun karena Mamakku datang, terpaksalah aku mengikuti perayaan Natal ini, Bang,” kata Nicolas saat ditemui di sela perayaan Natal.

Nicolas menambahkan, kesedihan yang dirasakannya dalam mengikuti perayaan Natal itu, karena tidak bisa berkumpul dengan keluarga kecilnya, yaitu istri dan putranya yang berusia 4 tahun.

“Hukumanku berakhir pada tahun 2018 nanti. Istriku sudah pergi ke Pekanbaru dengan membawa anakku. Aku sudah mengikhlaskan jika dia disana mau menikah lagi,” kata  mantan bandar narkoba ini sambil berlinang air mata.

Kepala Lapas Kelas II B Pulau Simardan Kota Tanjungbalai diwakili Kasi Binadik dan Giatja, R Hutasoit mengatakan, perayaan Natal dan Tahun Baru 2015 mengambil tema “Persiapkanlah Jalan untuk Tuhan”.

Narapidana yang ikut dalam perayaan sebanyak 52 orang, tiga di antaranya narapidana perempuan. Beberapa di antaranya sedang diusulkan mendapat remisi.

“Dari 52 orang narapidana ini yang diusulkan mendapat remisi berjumlah 30 orang. SK remisinya nantinya  diserahkan ke setiap narapidana pada tanggal 25 Desember 2015 mendatang,” kata Hutasoit.

Ditambahkannya, jumlah warga binaan di lapas tersebut keseluruhannya sebanyak 1.192 orang.

Sebelumnya, Kepala Keamanan Lapas Kelas II Pulau Simardan, Bistok Haloan Situngkir selaku Ketua Panitia Perayaan Natal dan Tahun Baru 2015, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan itu adalah bagian dari pembinaan kerohanian.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru 2015 ini merupakan bagian terpenting bagi kita bersama. Kehadiran Tuhan Yesus telah membawa kedamaian, baik suka maupun duka. Dengan tema ‘Persiapkan Jalan untuk Tuhan’, kami mengajak umat Kristiani agar kita buat keputusan, dan Firman Tuhan menjadi pedoman dalam kehidupan kita bersama,” katanya.

Ketua Umum Badan Kerja Sama Umat Kristen, Walman Riadi P Girsang mengatakan, perayaan Natal dan Tahun Baru 2015 yang sudah terlaksana agar menjadi penghibur bagi semua umat Kristen dan terutama bagi warga binaan Lapas Kelas II B  Pulau Simardan .

“Perayaan Natal ini merupakan peringatan hari kelahiran Tuhan Yesus Sang Penebus Dosa. Semoga warga binaan lapas ini mendapat nikmat dan kebahagian dari Tuhan Yesus,” katanya. (eko)

Foto: Para narapidana  bersama undangan sedang  mengikuti perayaan Natal dan Tahun Baru 2015 di Lapas Kelas II B Pulau Simardan, Kota Tanjungbalai, Sabtu (12/12). (bataktoday/eko). 

  • Bagikan