Dokter Forensik: Bintang Tarigan Tewas Akibat Pukulan

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Kematian Bintang Tarigan, warga Panombean Panei, Kabupaten Simalungun yang dinilai tak wajar oleh keluarga, akhirnya terungkap melalui keterangan dokter forensik RSUD Djasamen Saragih, Pematang Siantar, dr Reinhard Hutahaean SpF, Minggu (13/12).

Sesuai hasil otopsi, menurut Reinhard, Bintang tewas akibat mendapat pukulan di bagian kepala.

“Ada luka cukup dalam di bagian kepala belakang selebar 3 sentimeter, disebabkan trauma paksa benda tumpul, ditambah tulang kepala belakang retak. Kuat dugaan korban dipukul,” ungkap Reinhard, singkat

Sementara, Panurutan Tarigan (44) adik kembar Bintang Tarigan ditemui di seputaran ruang forensic, mengaku sangat terpukul atas kepergian abangnya.

“Kami kembar Lae. Bintang paling tua dan aku adiknya. Selama ini baiknya dia bertetangga. Memang abang suka minum tuak, sehabis mengurusi ladang dan sawah kami,” kata Panuhutan, sedih. (AB)

Foto: Panuhutan Tarigan (celana coklat) saat berada di seputaran areal instalasi forensik RSUD Djasamen Saragih, Pematang Siantar, Minggu (13/12). (bataktoday/ab)

  • Bagikan