Mahasiswi USI Masuk Rumah Sakit Usai Dijambret

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Mega Sri Akbar (18) harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr Djasamen Saragih, Pematang Siantar. Pasalnya mahasiswi Universitas Simalungun (USI), warga Jalan Mangga, Nagori Sarimatondang, Kabupaten Simalungun ini menderita luka-luka di kedua telapak tangan dan lutut kanan, terjatuh dari sepeda motor pada peristiwa penjambretan, Rabu (9/12) lalu.

Mega dan kakaknya, Putri Mayang Sari (20) menjadi sasaran jambret dua orang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda Supra warna hitam tanpa nomor polisi di Jalan Sisingamaraja, Kelurahan Naga Huta, Kecamatan Siantar Marihat, persisnya di jembatan kembar.

Berharap pelaku tertangkap, Putri yang juga berstatus mahasiswi USI mendatangi Polresta Pematang Siantar untuk membuat laporan atas kasus yang mereka alami, Sabtu (12/12) sore.

Informasi yang berhasil dihimpun BatakToday di kepolisian, saat itu kakak beradik ini baru saja pulang dari kampus USI. Dengan mengendarai sepeda motor Honda matic BK 4588 TAP, Putri membonceng Mega bermaksud pulang ke rumah mereka di Sarimatondang.

Korban sempat berpapasan dengan dua pelaku yang mengendarai sepeda motor datang dari arah Simpang Dua.Tanpa disadari korban, ternyata pelaku memutar sepeda motor untuk mengejar kakak beradik ini.

Pelaku dengan cepat memepet sepeda motor korban dari samping kiri dan merampas tas sandang yang berada di bahu Mega. Saat itu Mega berusaha mempertahankan tas sandangnya. Terjadi saling tarik antara dia dan pelaku.

“Tarik-tarikan adikku sama pelaku di boncengan untuk mempertahankan tas. Pelaku yang duduk di boncengan mengambil pisau memotong tali sandang, tapi adikku tetap mempertahankannya sampai adikku tersungkur ke aspal,” beber Putri.

Menurut Putri, meski pelaku kabur dan Mega jatuh, dia masih tetap mengejar pelaku sampai ke Jalan DI Panjaitan. Namun dia akhirnya kehilangan jejak.

Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian, satu tas sandang warna biru merek Charles, dompet warna biru berisikan satu buah handphone, satu kartu ATM BRI, STNK 4588 TAP atas nama Suyanti dan kartu SIM C.

Kasubbag Humas Polresta Pematang Siantar, AKP Isril Noer membenarkan laporan Putri.

“Korban sudah melapor tadi, saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Isril. (AB)

Foto: Putri Mayasari pakai jilbab biru, saat berada di Polresta Pematang Siantar, Sabtu (12/12).(bataktoday/ab)

  • Bagikan