Rentetan Suap Gatot, KPK Periksa Seorang Ibu Rumah Tangga

  • Bagikan

Medan, BatakToday-
Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami bukti-bukti kasus yang membelit di lingkungan Pemprovsu dan DPRD Sumut. Selasa (15/12), sepuluh anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 dan seorang warga sipil kembali diperiksa sebagai saksi di Markas Komando Brigadir Mobil (Mako Brimob) Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

Di Mako Brimob, sebagaimana dipantau wartawan, hadir Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Golkar, Sampang Malem. Setibanya di Mako Brimob, Sampang Malem langsung menuju ke Gedung Utama, kemudian disusul Musdalifah, mantan Anggota DPRD Sumatera Utara, yang sebelumnya juga telah pernah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, ada sebelas orang saksi diperiksa. Ke-11 saksi itu terdiri dari, 10 anggota dan mantan DPRD Sumut, serta seorang ibu rumah tangga.

Berikut nama-nama saksi terperiksa, Astrayuda Bangun, anggota DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra yang duduk di Komisi D; Robi Agusman Harahap, anggota DPRD Sumut dari PKPI yang duduk di Komisi C.

Kemudian H Syah Afandin, anggota DPRD Sumut dari Fraksi PAN; H Yulizar Parlagutan Lubis, anggota DPRD Sumut dari PPP; Yantoni Purba, anggota DPRD Sumut yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra; Jantoguh Damanik, anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI-Perjuangan yang duduk di Komisi B.

H Syamsul Qodri Marpaung, anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS; H Muchrid Nasution, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar, yang menjabat sebagai Ketua Komisi C.

Kemudian, H.M Hanafiah, anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar; Sampang Malem, anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar yang juga anggota Komisi A.

Selanjutnya, Musdalifah, mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dari Fraksi Hanura; Ahmad Fuad Lubis, Kepala Biro Keuangan Provinsi Sumut; dan Lidya Magdini, ibu rumah tangga.

Kasus yang menggurita terkait suap  persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumatera Utara 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Sumut 2014 dan 2015, serta hak interpelasi tahun 2015 yang menjerat tersangka Gatot Pudjo Nugroho dan lima pimpinan dan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 ini, terus bergulir.

Kemarin, Senin (14/12), di tempat yang sama, penyidik KPK juga telah memeriksa 11 saksi, terdiri dari 2 anggota DPRD Sumut, 7 orang pejabat dan staf Sekretariat DPRD Sumut, 1 orang staf Biro Umum Pemprov Sumut, dan 1 orang wiraswasta. (AFR)

Foto: Humas KPK, Yuyuk Andriati. (arsip skalanews.com)

  • Bagikan