Mangasi Bingung Gugatan Surfenov-Parlin Disidangkan di PTUN

  • Bagikan

Medan, BatakToday-

Berdasarkan undang-undang, sengketa pemilihan kepala daerah hanya boleh disidangkan di Pengadilan Tinggi  Tata Usaha Negara (PT TUN), namun Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan menerima gugatan pasangan Surfenov-Parlin dan menggelar persidangan terkait Pilkada Kota Pematangsiantar.

Meski tetap menghadiri persidangan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pematang Siantar, Mangasi Tua Purba mengaku bingung dengan sikap hakim di PTUN yang menerima gugatan Surfenov-Parlin.

‪”Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2015 pasal 153 dan 154 tahun 2015 yang berhak menggelar sidang sengketa adalah PT TUN,” kata Mangasi di PTUN, Jalan Bunga Raya, Rabu (15/12).

‪Menurut Mangasi, proses persidangan akan berlangsung lama jika digelar di PTUN. Untuk itu, pihaknya tidak mau dipersalahkan bila pemungutan suara susulan tidak bisa digelar dalam waktu dekat, meski sesuai anjuran Menteri Dalam Negeri agar pilkada susulan segera dilaksanakan.

“Kalau sidangnya di sini pasti lama,” ujarnya.

Sebagaimana keputusan majelis hakim setelah menggelar sidang perdana yakni sidang dismissal, PTUN Medan baru akan kembali menggelar sidang pada Senin (21/12) dengan agenda perbaikan yang diketuai hakim Sugianto.

Sidang dismissal adalah tahap pemeriksaan persiapan untuk memeriksa persyaratan administrasi. Dismissal process adalah kewenangan Ketua Pengadilan (PTUN) yang diberikan oleh undang-undang untuk menyeleksi perkara-perkara yang dianggap tak layak untuk disidangkan oleh majelis. Pasalnya, bila perkara itu disidangkan, akan membuang-buang waktu, tenaga dan biaya.Tak sedikit gugatan tata usaha negara justru nyangkut di tahap ini.(AFR)

Foto: Ketua KPU Kota Pematang Siantar, Mangasi Tua Purba. (bataktoday/afr)

  • Bagikan