Pabrik CV Obor Cemari Udara, Warga Rambung Merah Protes

  • Bagikan

Simalungun, BatakToday-

Pabrik penggilingan aspal milik CV Obor di Jalan Haji Ulakma Sinaga, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun mencemari udara lingkungan permukiman di sekitar pabrik. Warga Rambung Merah pun protes dengan berunjuk rasa di lokasi pabrik, Selasa (15/12).

Pungunjuk rasa terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari remaja  hingga orang tua. Mereka menyebut asap yang keluar dari pabrik CV Obor sangat mengganggu lingkungan dan kesehatan warga.

Boru Damanik, salah seorang warga yang ikut unjuk rasa, kepada BatakToday mengatakan, mereka berunjuk rasa karena aktivitas penggilingan aspal di dalam lokasi pabrik CV Obor menimbulkan polusi udara.

“Kami sudah rasakan efeknya, bau sekali dan limbahnya mencemari udara,” ujar Boru Damanik.

Boru Damanik menyebut, warga sudah menyampaikan keluhan ke pemerintah setempat, tetapi tidak digubris.

“Mereka (Pemerintah Kabupaten Simalungun, red) cuek. Tadi katanya kita akan lakukan mediasi dan akan ada tindak lanjutnya. Di sini banyak permukiman penduduk, hargailah penduduk yang di sini,” kesal Boru Damanik.

Warga yang unjuk rasa disambut oleh Johan, koordinator pekerja  pabrik CV Obor.

Dia memberi penjelasan kepada warga akan menyampaikan segala keluhan warga yang bermukim di sekitar pabrik kepada pemilik pabrik.

“Akan kami sampaikan, untuk menindaklanjuti segala keluhan warga,” ujar Johan.

Sementara itu, Pangulu Rambung Merah, Martua Simarmata yang juga berada di lokasi pabrik CV Obor kepada BatakToday mengatakan, pihaknya sebagai pemerintah setempat sudah menyediakan tempat  untuk berdiskusi dan berdialog di kantor pangulu, tapi warga tidak mau.

“Mereka maunya berdialog langsung di lokasi pabrik CV Obor,”  ujar Martua.

Sihar Justinus, salah seorang kepala bidang di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Simalungun, yang datang bersama pangulu ke lokasi mengatakan, pihaknya akan menyikapi keberadaan pabrik CV Obor yang diprotes warga sekitar.

“Kita akan meneruskan pengawasan ke bagian hukum di Badan Lingkungan Hidup. Apa yang harus dibenahi di sini dan persyaratan-persyaratan apa saja yang harus dibenahi, akan kita bicarakan dengan pihak perusahaan. Makanya tadi saya ikut ke kantor pangulu. Pengusaha CV Obor bersedia hadir untuk berdialog dengan dengan perwakilan masyarakat. Saya tunggu masyarakat tidak mau datang, apa boleh buat,” tukas Sihar.

Tidak puas karena tidak bertemu langsung dengan pengusaha CV Obor, warga akhirnya membuat perjanjian dengan pangulu untuk segera mempertemukan warga langsung dengan pengusaha CV Obor dalam waktu yang dekat. Setelah itu warga membubarkan diri dengan tertib. (EM)

Foto: Warga saat berdemo di depan pabrik pengolahan aspal CV Obor di Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (15/12). (bataktoday/em)

https://soundcloud.com/bataktoday-news/penjelasan-sihar-justinus-kabid-blh-kabupaten-simalungun-pada-aksi-unjukrasa-di-pabrik-cv-obor

  • Bagikan