Sekda Humbahas: Prosedur yang Baik Menghasilkan Barang & Jasa Berkualitas Baik

  • Bagikan

Doloksanggul, BatakToday-

Seiring perkembangan zaman, semakin besarnya kebutuhan akan tuntutan pelaksanaan pembangunan pada segala sektor, antara lain terhadap penyediaan sarana dan prasarana pemerintah dan masyarakat. Maka dibutuhkan sumber daya manusia yang siap dan mampu melaksanakan proses pengadaan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Proses pengadaan barang dan jasa sangat diperlukan kehati-hatian, harus taat administrasi dan peraturan, agar pelaku organisasi pengadaan barang jasa tidak tersangkut masalah hukum.

Dengan proses pengadaan yang sesuai prosedur yang dilaksanakan pejabat pengadaan dengan integritas yang handal, maka diharapkan akan dapat menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas baik sesuai kebutuhan.

Hal itu disampaikan Sekda Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Saul Situmorang saat membuka sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 4 tahun 2015 tentang perubahan keempat Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, di aula Hutamas, Doloksanggul, Selasa (15/12).

Saul mengingatkan, pembangunan di Kabupaten Humbahas, baik dananya bersumber dari APBD kabupaten maupun dari pemerintah pusat, tidak terlepas dari proses pengadaan barang dana jasa..

“Permasalahan yang sering dihadapi pelaku organisasi pengadaan tidak terlepas dari kurangnya pemahaman akan dasar hukum pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Padahal, pengawasan terhadap proses pengadaan barang dan jasa saat ini semakin ditingkatkan,” katanya.

Itu sebabnya, kata Saul, setiap pelaku organisasi pengadaan yang terdiri dari pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen, pejabat pelaksana teknis kegiatan, kelompok kerja unit layanan pengadaan, pejabat pengadaan, serta panitia penerima hasil pekerjaan, agar memiliki sertifikat keahlian pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Saul berpesan kepada peserta agar sungguh-sungguh mengikuti sosialisasi ini, dan kemudian mentransfer pengetahuan itu di unit kerja masing-masing, termasuk kepada orang yang membutuhkan.

Sementara, Kabag Pembangunan Setdakab Humbahas, Vandeik Simanungkalit dalam laporannya mengatakan, sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku organisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah mengacu pada Perpres Nomor 4 tahun 2015.

“Peserta sosialisasi sebanyak 110 orang ini akan mendapat sertifikat sebagai tanda bukti telah mengikuti sosialisasi Perpres nomor 4 tahun 2015,” terangnya.

Sebelum penyampaian materi, Sekda dan narasumber, DR Ahmad Very Tanjung dari Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia Medan, menyematkan tanda peserta secara simbolis kepada dua peserta, yakni Betty Donna Sianturi dan Darmo Hasugian. (FT)

Foto: Sekdakab Humbahas Saul Situmorang dan DR Ahmad Very Tanjung menyematkan tanda peserta sosialisasi pengadaan barang jasa pemerintah kepada Betty Donna Sianturi dan Darmo Hasugian. (bataktoday/ft)

  • Bagikan