Interupsi Warnai Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Binjai

  • Bagikan

Binjai, BatakToday-

Aksi interupsi mewarnai rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Kota Binjai 2015 yang digelar KPU setempat di Lantai 4, Hotel Kardopa Aula Diva, Jalan Sultan Hasanuddin Binjai, Rabu (16/12).

Rapat pleno dihadiri seluruh komisioner KPU Kota Binjai, Panwaslih Kota Binjai, ketiga saksi paslon nomor urut 1, 2 dan 3, seluruh PPK, Kesbangpol Linmas dan undangan lainnya.

Saat rekapitulasi diawali dari Kecamatan Binjai Barat, saksi paslon nomor urut 3 langsung interupsi.

“Interupsi ketua, saya saksi paslon nomor 3. Kenapa kami tidak diundang dalam rekapitulasi di PPK,” tanya Dahlan,  saksi paslon nomor urut 3.

Ketua KPU Kota Binjai, Herry Dani menjelaskan, saat rekapitulasi di panitia pemilihan kecamatan (PPK) Binjai Barat, memang sempat tertunda karena tidak adanya saksi dari paslon nomor urut 3. Herry selanjutnya meminta PPK Binjai Barat untuk menjelaskan hal yang dipertanyakan Dahlan.

Salah seorang anggota PPK Binjai Barat menjelaskan bahwa sudah mengantarkan undangan, namun tidak ada respon dari saksi nomor urut 3.

Keberatan juga disampaikan saksi paslon nomor 2 dan nomor 3 setelah mengetahui tingginya angka daftar pemilih tetap tambahan-2 (DPTB-2) penggunaan KTP di Kecamatan Binjai Barat sebanyak 1.531 pemilih.

“Kita heran DPTB-2 sampai dengan angka 1.531 suara. Kalau seperti ini, surat suara 2,5 persen yang telah disiapkan, terpakai. Kalau kita bandingkan dengan angka DPT, berarti surat suara tambahan tersebut sampai 30 persen,” kata saksi paslon nomor 2, Rudi Alfahri.

Saksi paslon 2 dan paslon 3 pun meminta ketegasan Panwaslih terkait banyaknya angka DPTB-2. Namun karena tidak mendapat respon dari Panwaslih, saksi paslon nomor 2 dan saksi paslon nomor 3 meminta form DB2 (keberatan) atas sikap Panwaslih yang tidak memberikan jawaban yang jelas terkait banyaknya angka DPTB-2.

“Kami saksi paslon nomor 2 dan paslon nomor 3 minta form DB2, biar kami sampaikan kinerja panwas yang melempem kepada Bawaslu,” tegas Rudi.

Setelah dijumlahkan dari 5 kecamatan yang ada, angka Daftar Pemilih Tetap Tambahan 2 (DPTB2) atau pengguna dengan menggunakan KTP atau dengan identitas kependudukan lainnya, jumlahnya cukup besar, yakni 8.756 pemilih.

Di akhir rapat pleno, Ketua KPU Kota Binjai, Hery Dani membacakan hasil akhir perolehan suara se-Kota Binjai.

Paslon nomor urut 1 HM Idaham-Timbas Tarigan mendapat suara 47.606, paslon nomor urut 2 Juliadi-Tulen mendapat suara 46.906, dan paslon nomor urut 3 H Saleh Bangun-Dhani Setiawan Isma mendapat 29.946 suara,  dengan total jumlah suara sah sebanyak 124.458.

Herry Dani menegaskan, KPU Kota Binjai telah menetapkan hasil rekapitulasi tingkat kota ini dalam suatu keputusan.

“Dalam hal ini, kita juga masih menerima dan menunggu keberatan terkait rekapitulasi ini, dan kita siap menerima semua itu,” jelasnya.

Rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara dikawal 400 personil Polresta Binjai. Meski diwarnai interupsi, pleno berjalan dengan aman. (lud)

Foto: Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Kota Binjai 2015 yang digelar KPU setempat di Lantai 4, Hotel Kardopa Aula Diva, Jalan Sultan Hasanuddin Binjai, Rabu (16/12). (bataktoday/lud)

  • Bagikan