Investor Jepang Keluhkan Pasokan Listrik di Sumut

  • Bagikan

Medan, BatakToday-

Konsul Jenderal (Konjen) Jepang di Medan, Hirofumi Morikawa mengatakan, perusahaan Jepang banyak terlibat dalam pembangunan infrastruktur dan hubungan kerja sama lingkungan hidup di Sumatera Utara. Namun para investor asal Jepang mengeluhkan kurangnya pasokan atau ketersediaan tenaga listrik dalam berinvestasi di daerah ini.

“Seperti kita rasakan bahwa di wilayah ini ada sedikit kendala pada pembangunan infrastruktur, khususnya dalam hal kurangnya pasokan energi listrik. Ini merupakan hal yang cukup mendesak. Dan untuk mengatasi permasalahan tersebut, saat ini di Kabupaten Tapanuli Utara sedang dibangun pembangkit listrik tenaga panas bumi Sarulla, di mana salah satu perusahaan Jepang ikut berinvestasi,” katanya pada acara resepsi hari ulang tahun ke-82 Kaisar Jepang Akihito di hotel Grand Aston Medan, Rabu (16/12) malam.

Lebih lanjut dikatakannya, Jepang juga ikut membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Belawan.

“Bila pembangunan ini selesai, saya pikir program ini akan memberikan kontribusi yang sangat besar di dalam memenuhi kekurangan pasokan energi listrik di provinsi ini,” katanya.

Menurut Morikawa, kerja sama antara Pemko Medan dan sejumlah kabupaten di Sumut dengan pihak Jepang juga menampakkan kemajuannya.

Morikawa mengungkapkan, saat ini sedang berjalan hubungan kerja sama di bidang lingkungan hidup antara Kota Medan dengan Kota Kitakyusuhu, kerjasama bidang air bersih antara Kota Medan dengan Kota Yokohama dan Kota Toyohashi, serta. kerjasama sektor pertanian antara Kabupaten Tapanuli Utara dengan Prefektur Ibaraki dan Kota Hokota.

“Bahkan program pertukaran pemuda antara Kota Medan dan Kota Ichikawa di prefektur Chuba sebagai sister city yang telah berlangsung 25 tahun tetap berlanjut,” ungkapnya.

Tahun lalu Jepang memberikan kemudahan persyaratan visa kepada warga negara Indonesia yang hendak melakukan perjalanan ke Jepang, yaitu dengan adanya kebijakan sistem pembebasan visa bagi pengguna IC passport. Pada Juni tahun ini, pemerintah Indonesia juga menetapkan pembebasan visa dengan tujuan wisata bagi pengunjung dari Jepang.

Pertukaran ‘people to people’ antara Jepang dengan Indonesia semakin berlanjut ke tahap yang lebih baik. Sebagai contoh, bila dibandingkan dengan jumlah orang Jepang yang berkunjung ke Indonesia pada Januari hingga Oktober 2014 dengan priode Januari hingga Oktober 2015, mengalami peningkatan hingga 160 ribu orang, atau meningkat hingga 30 persen.

“Kami ingin agar masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Jepang semakin banyak. Sebaliknya, kami juga berharap semakin banyak orang Jepang ke Indonesia, khususnya ke Sumut yang indah ini,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Gubsu HT Erry Nuradi berharap kerjasama pemerintah RI dengan Jepang dapat terus ditingkatkan.

Erry mengucapkan selamat kepada kaisar, pemerintah dan seluruh rakyat Jepang.

“Mudah-mudahan hubungan kedua negara khususnya Sumut dan Jepang semakin baik ke depannya,” ujar Erry.

Secara khusus ia berharap pertukaran budaya dua negara dapat semakin meningkat melalui pertukaran pelajar maupun kerja sama sister city dan sister province.

Erry Nuradi yang pernah mengenyam pendidikan di Jepang ini, berharap Sumut segera memiliki kerja sama sister province dengan salah satu provinsi di Jepang.

Menanggapi berbagai pameran kesenian dan kebudayaan Jepang dalam perayaan malam itu, Erry mengungkapkan kekagumannya. Diantaranya ikebana, patung, dan makanan khas seperti sashimi dan sushi yang sudah begitu dikenal masyarakat.

Ke depan kerja sama antara dua negara ini dapat lebih membawa manfaat diantaranya di bidang teknologi maupun pariwisata.

“Ternyata banyak teknologi Jepang yang belum dikeluarkan oleh Jepang ke negara lain misalnya mobil mengeluarkan asap air. Juga di bidang teknologi, banyak yang belum terserap. Kita ketahui bersama banyak produksi Jepang yang dipakai di Sumut. Selama ini untuk mempelajari air minum, kita kerjasama dengan Jepang,” katanya.

HUT Kaisar

HUT ke-82 Kaisar Akihito di Medan ditandai dengan toast bersama antara Konjen Jepang Hirofumi Morikawa dengan Plt Gubsu HT Erry Nuradi bersama seluruh hadirin. Pada resepsi tahun ini beda dengan tahun lalu.

Turut hadir istri Plt Gubernur Evi Diana, Konjen Turki H Rahmat Shah, dan sejumlah pejabat serta tokoh di daerah ini. (AFR)

Foto: Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan undangan menyaksikan pertunjukan kebudayaan Jepang.(bataktoday/afr).

  • Bagikan