Tak Bayar Pajak, Tim Terpadu Datangi Usaha Pijat Refleksi

  • Bagikan

Medan, BatakToday

Tim Terpadu Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan mendatangi usaha yang menyediakan jasa pijat refeleksi, massage dan lulur, JW Reflexiology di Jalan S Parman, karena belum melunasi pajak, Kamis (17/12).

Menurut data Pemko Medan, JW Reflexiology diwajibkan membayar pajak Rp 11 juta. Sebelumnya, tunggakan itu disepakati akan dibayar dengan dicicil sebanyak 3 kali.

Hanya saja JW Reflexiology cuma membayar cicilan pertama sekitar Rp.4 juta, sedangkan sisanya sebesar Rp7 juta tidak dibayar meski telah melewati batas waktu yang telah disepakati.

Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan telah menyurati pemilik JW Reflexiology agar segera melunasi tunggakan pajak, namun tak ditanggapi.

Kedatangan tim diterima Nirwana mewakili pemilik usaha. Nirwana menyatakan tempat usahanya bekerja itu bersedia membayar tunggakan pajak.

Untuk menguatkan kesediaan itu, tim kemudian membuat berita acara, berisi JW Reflexiology bersedia mendatangi Kantor Dispenda Kota Medan Jalan Abdul Haris Nasution, Senin (21/12), guna melunasi tunggakannya.

Taufik Hilmi Lubis mewakili Kabid Pendataan dan Pendaftaran Dispenda Kota Medan selaku Ketua Tim Penegakan Perda Kota Medan, menegaskan tak hanya JW Reflexiology, tempat usaha lainnya yang menunggak pajak juga mereka datangi agar segera melunasi tunggakan.

“Hanya saja, beberapa tempat usaha yang telah kita masukkan dalam daftar untuk didatangi, ternyata mereka telah datang dan melunasi tunggakannya,” kata Taufik.

Tim ini gencar mendatangi tempat usaha yang menunggak pajak, demi mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak hotel, restoran  dan hiburan sebelum berakhirnya Tahun Anggaran 2015.

“Jadi tim akan berupaya mengoptimalkan target tersebut. Untuk itulah kita akan mendatangi semua tempat usaha yang menunggak pajak,” katanya.

Selanjutnya Taufik mengimbau kepada seluruh tempat usaha yang menunggak pajak segera mendatangi Kantor Dispenda Kota Medan agar segera melunasi tunggakannya.

“Kita telah menginventarisir tempat usaha yang menunggak pajak. Para pengusaha diharapkan dengan penuh kesadaran segera melunasi tunggakannya jangan sampai menunggu Tim Terpadu Perda Kota Medan datang,” pungkasnya. (AFR)

Foto:

Taufik Hilmi Lubis mewakili Kabid Pendataan dan Pendaftaran Dispenda Kota Medan selaku Ketua Tim Penegakan Perda Kota Medan dan Nirwana mewakili pengusaha menandatangani berita acara dan kesepakatan penyelesaian tunggakan pajak, Kamis (17/12).(batakroday/afr).

  • Bagikan