Warga Parlilitan Tewas Setelah Tersungkur di Aspal

  • Bagikan

Doloksanggul, BatakToday-

Musa Situmorang (50) warga Desa Beringin, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) tewas setelah tersungkur ketika menyeberang di Jalan Siliwangi, sekitar 15 meter dari Simpang Empat Kota Doloksanggul, Jumat (18/12) sekira pukul 10.30 WIB.

Seorang saksi mata yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, korban berjalan kaki menyeberang jalan dengan membawa bungkusan plastik berwarna hitam.

“Tadi korban mau menyeberang tiba-tiba tersungkur. Wajahnya langsung mengenai aspal,” ujar ibu paruh baya itu.

Kemudian, lanjutnya, warga beramai-ramai mengerumuni korban dan berusaha menolong.

“Warga sempat takut untuk menolong korban karena diduga korban penyakit ayan. Tapi, beberapa menit kemudian dua pria langsung mengangkat korban ke dalam becak bermotor untuk dibawa ke RSU Doloksanggul,” ungkapnya.

Dalam perjalanan sekitar sepuluh menit ke RSU Doloksanggul, nyawa korban sudah tidak tertolong lagi. Dari saku celana korban hanya ditemukan satu unit telepon genggam dan uang sekitar Rp 2,9 juta.

Aparat kepolisian Polsek Doloksanggul langsung menghubungi pihak keluarga korban dari nomor yang ada di telepon genggam milik korban.

Beberapa saat kemudian, ipar korban Pieter Marbun (51), yang kebetulan berada di Doloksanggul langsung tiba di RSU Doloksanggul setelah dihubungi polisi.

“Almarhum ini ipar saya. Dia sebenarnya datang ke Doloksanggul ini untuk membayar uang ternak yang dibelinya dari saya,” ujar Pieter.

Sementara itu, Kapolsek Doloksanggul, AKP Bazoka R mengatakan, pihaknya telah memintai keterangan sejumlah saksi atas kejadian tersebut.

“Atas kejadian ini, dugaan terjadinya perbuatan kriminal tidak ada. Kita akan serahkan jasad korban bersama barang-barang milik korban kepada pihak keluarga,” katanya. (RTS)

Foto: Musa Situmorang beberapa saat setelah tersungkur di Jalan Siliwangi, Doloksanggul. (bataktoday/rts)

  • Bagikan