Drainase Buruk, Terminal Tarutung Kerap Tergenang Air

  • Bagikan

Tapanuli Utara, BatakToday-

Jalan DI Panjaitan, tepatnya di belakang Terminal Tarutung, setiap kali hujan turun selalu tergenang air, akibat drainase tak berfungsi.

Warga melalui salah seorang anggota DPRD setempat, Jonggi Lumbantobing meminta Pemkab Tapanuli Utara (Taput) menggali drainase yang sumbat akibat pendangkalan dan tumpukan sampah.

“Kita meminta Pemkab Taput memperhatikan drainase di Jalan DI Panjaitan yang berada di belakang terminal. Harus segera dilakukan pengorekan mendalamkan kembali drainase yang telah mengalami pendangkalan, sehingga parit bisa menampung debit air, mengingat intensitas hujan belakangan ini mulai tinggi,” kata Jonggi, Sabtu (19/12).

Saat berkunjung ke daerah tersebut beberapa waktu lalu, kata Jonggi, warga Jalan DI Panjaitan mengeluhkan drainase yang tersumbat. Air langsung tergenang walaupun hujan hanya sebentar.

“Kondisi parit cukup memprihatinkan, selain mengalami pendangkalan juga dipenuhi sampah,” katanya.

Dia pun meminta Bupati Taput menginstruksikan Dinas Cipta Karya untuk melakukan pengorekan drainase di Jalan DI Panjaitan tersebut.

“Saya berharap tidak ada lagi drainase yang tersumbat, terlebih di seputaran Kota Tarutung,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkab Taput, Dona Situmeang ketika dikonfirmasi BatakToday melalui telepon selulernya, tidak memberikan keterangan dengan dalih hendak mengikuti perayaan Natal.

“Kami mau Natal,” ujarnya. (TN/RTS)

Foto: Kondisi Jalan DI Panjaitan, di belakang Terminal Tarutung, yang kerap tergenag air ketika hujan turun. (bataktoday/ tn)

  • Bagikan