Jumsadi: Dharma Wanita Jangan Ikut-Ikutan Jadi TS

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Penjabat Wali Kota Pematang Siantar Jumsadi Damanik mengingatkan para ibu Dharma Wanita agar jangan ikut-ikutan dalam pelaksanaan pilkada, apalagi menjadi tim sukses pasangan calon tertentu.

“Ibu-ibu semua tidak usah ikut-ikutan, ini adalah ranah KPU. Semuanya sudah diselenggarakan oleh KPU. Ibu-ibu tidak usah ikut campur. Apalagi jadi TS capek sekali. Bina saja keluarga kita bagus-bagus, tidak usah tampil dalam persoalan ini. Karena nanti banyak permasalahan yang kita hadapi yang kadang-kadang kita tidak tau dan kita tidak bisa memperkirakan,” pesan Jumsadi saat memberikan wejangan pada perayaan ulang tahun Dharma Wanita Kota Pematang Siantar ke-16 di Gedung PKK Jalan Porsea Pematang Siantar, Senin (21/12).

Kata Jumsadi, dimana pun dia berada akan selaku menyampaikan agar aparatur sipil negara (ASN) harus netral.

“Namun ketika saya sudah katakan sampai 10 kali bapak ibu tidak netral, tentu nantinya akan ada sanksi. Ini tidak main-main bagi kita. Ibu bekerja sesuai fungsi Dharma Wanita, kami dari PNS itu berfungsi untuk bagaimana supaya diri kami bisa netral. Kalau bisa support bapaknya supaya jangan ikut-ikut,“ tegasnya.

Sebelumnya, Jumsadi juga mengatakan bahwa Dharma Wanita sebagai kumpulan ibu-ibu ASN/PNS para pejabat dan staf maupun para ibu yang sudah jadi PNS tentu akan menjadi tonggak di Kota Pematang Siantar, sebisa mungkin kompak dan solid melaksanakan program kerjanya, bermitra dengan pemerintah dan SKPD.

Potensi ini, kata dia, dapat mengakselerasi pembangunan Kota Pematang Siantar ke depan, khususnya ketahanan keluarga sesuai dengan tema ulang tahun Dharma Wanita.

“Karena ketahanan nasional diawali dari ketahanan keluarga,” tandasnya.

Di era teknologi komunikasi yang sangat cepat sekarang, imbuhnya, kaum ibu harus mengikuti perkembangan teknologi informasi komunikasi  dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, yang tujuannya adalah untuk mencapai ketahanan keluarga.

Namun, urai Jumsadi, kondisi sekarang ini hampir 67 persen korban dari kemajuan teknologi ini adalah perempuan. Kekerasan, penipuan, pelecehan dan penculikan. Dari 67 persen itu, 70 persen korbannya adalah remaja perempuan.

“Ekspolitasi teknologi komunikasi ini terhadap perempuan sungguh luar biasa. Oleh sebab itu sebagai ibu-ibu Dharma Wanita, harus bisa memberikan kontrol terhadap anak- anak kita agar tidak sampai tereksploitasi oleh perkembangan teknologi komunikasi, khususnya bagi anak-anak ASN,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Pj Wali Kota juga berjanji akan mendukung program kerja yang akan dilaksanakan oleh Dharma Wanita termasuk menjalin kerja sama dengan pemerintah dan SKPD, menuju terciptanya kemandirian organisasi Dharma Wanita Kota Pematang Siantar. (AT)

Foto: Suasana perayaan ulang tahun Dharma Wanita Kota Pematang Siantar ke-16 di Gedung PKK Jalan Porsea Pematang Siantar, Senin (21/12). (bataktoday/at)

https://soundcloud.com/bataktoday-news/cuplikan-wejangan-pj-wali-kota-siantar-jumsadi-damanik-pada-ultah-dharma-wanita-kota-pematang-siantar-ke-16

  • Bagikan