Satpol PP Medan Latihan di Zipur

  • Bagikan

Medan, BatakToday-

Sebanyak 141 orang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan mengikuti pelatihan pengendalian keamanan dan kenyamanan di Markas Kompi A Batalyon Zipur, Jalan Lapangan Golf.

Pelatihan yang berlangsung selama 10 hari ini, bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman anggota Satpol PP terhadap standar operasional prosedur (SOP), sehingga mampu berperan lebih baik lagi dalam pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Pelatihan yang menyuguhkan materi aspek fisik, sikap/mental dan wawasan pengetahuan dilakukan agar anggota Satpol PP memiliki pengetahuan proses pengendalian situasi keamanan dan kenyamanan lingkungan, penanganan gangguan kehidupan sosial masyarakat, serta penanganan bencana alam.

Penjabat Wali Kota Medan, Randiman Tarigan saat menutup pelatihan, Selasa (22/12), berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) petugas Satpol PP dalam mengemban tugas pengendalian dan kenyamanan lingkungan.

Pelatihan ini, menurut Randiman, sangat penting karena Satpol PP merupakan aparat penegak peraturan daerah (perda) serta penjaga ketenteraman dan ketertiban umum, memiliki perananan yang strategis dalam mengendalikan situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat, sehingga harus mampu menyikapi berbagai persoalan terkait dengan masyarakat serta tanggap membaca situasi yang ada.

“Di samping itu, Satpol PP juga harus tanggap dan berperan aktif terhadap penanganan bencana alam yang setiap saat bisa saja terjadi, seperti gunung meletus, tanah longsor, banjir, maupun  kebakaran,” kata Randiman.

Setelah mengikuti pelatihan, Randiman berpesan kepada seluruh personil Satpol PP agar dapat menerapkan materi yang diperoleh di lingkungan masing-masing.

Tidak hanya itu, sambung Randiman, personil Satpol PP juga harus bisa mengendalikan suasana yang kondusif, damai dan aman serta bebas konflik yang akan menjadi cerminan keseluruhan bahwa Kota Medan merupakan kota yang aman, nyaman dan damai.

Kasatpol PP, M Sofian dalam laporannya mengatakan,  pelatihan berlangsung 13-22 Desember dengan menghadirikan instruktur yang dikoordinir Kodim 0201/BS, Sat Brimob Poldasu, serta Satpol PP Kota Medan. Pelatihan juga menghadirkan narasumber  dari akademisi dan praktisi serta pejabat Komando Dalam Batalyon Daltibum Tranmas Satpol PP Kota Medan.

“Pelatihan ini diharapkan menghasilkan personil Satpol PP Kota Medan yang handal dalam fisik, mental, keterampilan dan wawasan melakukan penanganan aksi unjuk rasa massa dan pelaksanaan operasi penertiban,” harap Sofian.

Pelatihan ditutup dengan simulasi penertiban pedagang kaki lima yang dilakukan personil Satpol PP. Dalam simulasi tersebut, para personil mengutamakan pendekatan persuasif. Setelah upaya itu gagal, barulah dilakukan penertiban dan terlihat bagaimanan para personil dengan sigap menangani aksi perlawanan dari para pedagang. (AFR)

Foto: Pj Wali Kota Medan, Randiman Tarigan memberikan arahan sebelum anggota Satpol PP melakukan simulasi penggusuran pedagang sebagai puncak pelatihan yang dilakukan di Danyon Zipur.(bataktoday/afr)

  • Bagikan