Tanggul Penahan Banjir Akan Dibangun di RSUD Siantar

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Letak geografis Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih yang berada persis di tepi sungai Bah Bolon, tak jarang membuat rumah sakit seluas 12,28 hektar ini, khususnya bagian yang berbatasan dengan sungai kerap dilanda banjir.

Saat musim hujan, genangan air bahkan meluap hingga ke sejumlah rumah dinas pegawai. Dampak lainnya, sebagian lahan RSUD semakin tergerus akibat erosi saat hujan deras datang, khususnya sepanjang daerah aliran sungai.

Menyikapi itu, pekan lalu Direktur RSUD melalui Pj Wali Kota, Jumsadi Damanik berinisiatif menyurati Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Utara, Dinsyah Sitompul agar membantu membangun tanggul penangkal banjir maupun pagar beton di sepanjang sungai perbatasan lahan RSUD.

Kadis PSDA Sumut Dinsyah Sitompul merespon surat tersebut dengan datang langsung bersama Kepala UPT PSDA Bah Bolon Simalungun, Zulkifli dan sejumlah stafnya dari Medan ke RSUD dr Djasamen, Selasa (22/12).

Peninjauan untuk melihat lokasi yang akan dibangun ini dilakukan bersama Pj Wali Kota Jumsadi Damanik, Direktur RSUD dr Ria Telaumbanua, dan pejabat lainnya.

Kadis PSDA memahami jika RSUD dr Djasamen selama ini kewalahan mengatasi air sungai yang menggenangi areal RSUD, karena memang bukan tugas pihak rumah sakit membangun fisik tanggul aliran sungai.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung, bagian mana yang bisa segera dibangun dan diusahakan bisa terealisasi tahun 2016.

“Pada prinsipnya, kami telah menerima usulan dari Pemko Pematang Siantar untuk dapat dibawakan pada Rakorbang di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Apalagi, sesuai pengamatan kami, malah sudah kurang cepat usulan ini disampaikan kepada kami. Untuk itu, kami akan upayakan secepatnya melakukan survei secara teknis sekaligus pengukuran, yang dilanjutkan dengan membuat gambar dan perhitungan anggaran biayanya,” ujar Dinsyah.

Jumsadi mengapresiasi kunjungan Kadis PSDA Provsu yang bersedia datang langsung serta melihat lokasi yang diusulkan untuk dibangun tanggul pengaman.

“Ini wujud keseriusan kita semua untuk membangun RSUD dr Djasamen Saragih agar semakin profesional melayani pasien. Kita mengundang pihak PSDA Provsu, karena kita memahami bahwa RSUD tak punya dana untuk pembangunan fisik. Dengan bantuan PSDA tentunya dana yang ada di RSUD dapat dimaksimalkan untuk peningkatan fasilitas medis,” ujar Jumsadi.

Direktur RSUD, dr Ria mengungkapkan, selama ini pihaknya kesulitan mengupayakan dana untuk mengatasi batas lahan RSUD di sepanjang tepi sungai Bah Bolon tersebut. Apalagi setelah menyandang status badan layanan umum daerah (BLUD) pihaknya dituntut untuk dapat mandiri dalam pengelolaan rumah sakit.

Karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi langkah Pj Wali Kota yang berinisiatif mengundang Kadis PSDA langsung ke RSUD, guna membantu pembangunan tanggul sepanjang lahan RSUD yang berbatasan dengan sungai. (AB).

Foto: Pj Wali Kota Jumsadi Damanik didampingi Direktur RSUD dr Djasamen Saragih melakukan peninjauan bersama Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Utara, Dinsyah Sitompul. (bataktoday/ ab)

  • Bagikan