Natal dan Tahun Baru, TPID Siantar Jamin Stok Pangan

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Masyarakat diminta untuk tidak berbelanja kebutuhan pangan secara berlebihan atau menimbun stok menjelang akhir tahun. Pemko Pematang Siantar bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menjamin ketersediaan stok bahan kebutuhan pangan yang diperlukan masyarakat. Selain itu, sistem distribusi barang juga dijamin berjalan lancar sampai ke konsumen.

Bahkan untuk memasok kebutuhan pangan dari luar kota, khususnya dari Medan, Pemko sudah memohon penambahan gerbong khusus angkutan barang ke PT Kerata Api.

“Inflasi di Siantar sampai November hanya sebesar 1,56 persen. Sampai akhir Desember pun inflasi di Siantar tidak akan mencapai level 3 persen. Jadi, kita berada pada posisi aman menjelang akhir tahun ini,” ungkap Penjabat Wali Kota, Jumsadi Damanik, di Restoran Panorama Jalan Ahmad Yani, Selasa (22/12) sore.

Pj Wali Kota menegaskan, pelaksanaan program kerja 4 K yakni: Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi menghindari ekspektasi inflasi yang salah, telah berjalan dengan baik. Dengan demikian, gejolak inflasi yang kerap terjadi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru bisa diatasi.

“Khusus K yang keempat, yaitu Komunikasi, kami mengharapkan bantuan rekan-rekan wartawan untuk dapat mengkomunikasikannya secara objektif kepada masyarakat melalui medianya masing-masing,” ujarnya.

Pada konferensi pers tersebut, Ketua TPID Donver Panggabean mengatakan, pihaknya tetap mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sejumlah komoditas bahan pangan yang permintaannya meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Masyarakat tak perlu panik karena semuanya tercukupi. Belanja saja seperlunya, dan saya melihat masyarakat kita sudah dewasa memahami kondisi yang terjadi setiap tahunnya. Selama ini saya juga tidak melihat adanya kepanikan masyarakat,” katanya.

Wakil Ketua TPID, Elly Tjan yang juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematang Siantar menambahkan, pihaknya menjamin penukaran uang yang dibutuhkan masyarakat tersedia dengan cukup.

“Kami dari BI akan menempatkan mobil kas penukaran uang di Lapangan Parkir Pariwisata, sehingga masyarakat yang membutuhkan penukaran uang bisa terlayani dengan baik,” tandasnya.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang ketersediaan gas LPG, Sekretaris TPID Andre Panggabean menegaskan, untuk kebutuhan perayaan Natal dan Tahun Baru Kota Pematang Siantar sudah mendapatkan tambahan pasokan gas sebanyak 5.000 tabung ukuran 3 Kg dari Pertamina dengan harga eceran tertinggi (HET) di pangkalan Rp16.000.

Sedang untuk pasokan beras, Kasi Pelayanan Publik Bulog Divre II Pematang Siantar, Sugandariyadi mengatakan, stok beras cukup banyak di gudang, bahkan pihaknya sudah mendapat pasokan 2.000 ton, di luar kebutuhan biasanya.

“Stok ini untuk menjamin adanya permintaan yang tinggi menjelang Natal dan Tahun Baru. Jadi khusus pasokan besar tidak ada masalah,” ujarnya. (rel)

Foto: Konferensi Pers TPID Kota Pematang Siantar. (bataktoday/rel)[youtube width=”100%” height=”300″ src=”f5FyzUFBRPs”][/youtube]

  • Bagikan