Simpang Ampat Siantar Menanti Pemudik

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Tidak seperti 2014 lalu, dalam beberapa hari terakhir menjelang Natal 2015, peningkatan denyut nadi Simpang Ampat Siantar tidak terlalu terasa dalam menyambut kedatangan pemudik Natal dan Tahun Baru yang biasa singgah saat melintas dari tempat itu, untuk mengambil waktu beristirahat sejenak sambil menikmati masakan para pedagang makanan yang didominasi Chinese Food.

Jika tahun lalu, beberapa hari menjelang puncak Hari Natal, Simpang Ampat sudah dipadati perantau yang pulang kampung, baik warga asal Siantar maupun yang melintas menuju Tapanuli atau Simalungun Atas, maka beberapa hari terakhir ini terasa sangat berbeda.

Ketika BatakToday, pada Jumat 24/12 dini hari, mendatangi salah satu pedagang makanan, Tony, warga Tionghoa kelahiran Siantar 63 tahun lalu itu mengatakan, terjadi penurunan jumlah pemudik dibanding tahun lalu.

Dang pola sadia godang (Tidak berapa banyak),” Ujarnya dalam bahasa Batak Toba.

Tentang penjualan dibandingkan hari-hari biasa juga, Tony menyebutkan tidak jauh berbeda.

Pengusaha rumah makan 168, yang ada di seberang tempat Tony berjualan, menjelaskan, pada tanggal 20 Desember tahun lalu,  Simpang Ampat sudah mulai macet berat oleh banyaknya orang yang pulang kampung. Namun keadaan tahun ini sangat berbeda.

“Ini, tanggal 23 saja, menjelang malam baru terasa mulai macet. Yang singgah untuk makan pun belum ramai,” ujar ibu yang juga asli kelahiran Jalan Mojopahit Siantar.

Hal senada diutarakan Janner Siahaan, pemilik warung kopi yang biasanya buka sampai lewat tengah malam.

Ai molo i si, attar tabo dope ekonomi. Sude dope mambaen lappet. Sonari boha carana sude mambaen lappet (Kalau tahun lalu, masih lumayan bagus ekonomi. Masih semua membuat kue. Kalau sekarang, bagaimana bisa).” ujarnya dengan canda khas Batak.

Pada Jumat (24/12) dini hari, volume kendaraan yang melintas maupun singgah di Simpang Ampat, tidak seperti tahun sebelumnya, yang bahkan tengah malam hingga dini hari juga sering macet.

BatakToday kemudian coba untuk mengamati lebih ke pinggiran Siantar, Simpang Dua, jalan menuju Tapanuli dan Simalungun Atas. Namun tidak jauh berbeda, lalu lintas kendaraan disana juga sepi. (ajvg)

 

Foto: Suasana Simpang Ampat Pematang Siantar, Jumat (24/12) dinihari, tempat para pedagang makanan Chinese Food yang buka hingga pagi hari, jadi tempat persinggahan para pemudik Natal dan Tahun Baru.  (bataktoday/ajvg)[youtube width=”100%” height=”300″ src=”TxXkvgpC8q4″][/youtube]

  • Bagikan