Tengku Erry Nuradi Ajak Perantau Samosir Marsipature Hutanabe

  • Bagikan

Samosir, BatakToday-

Pemerintah Provinsi Sumut terus berupaya mendorong peningkatan kawasan Danau Toba khususnya Pulau Samosir menjadi destinasi wisata berskala internasional. Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus pembangunan lewat perencanaan dan pendanaan APBD maupun dari dana yang bersumber dari pemerintah pusat.

“Wacananya pemerintah di tahun 2018 akan melakukan pembangunan jalan lingkar Samosir dengan dana Rp 700 miliar. Dengan terbangunnya jalan lingkar tersebut akan lebih menggairahkan wisata Samosir sebagai destinasi kebanggaan Sumut,” kata Plt Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi pada perayaan Jubelium 75 tahun Parsadaan Pomparan Togu Sinaga dohot Boru (PPTSB), yang berlangsung di Desa Urat Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir, Minggu (27/12).

Dikatakan Erry, upaya pemerintah tersebut tidak ada apa-apanya tanpa sinergitas dari stakeholder dan masyarakat Kabupaten Samosir dalam mendukung pembangunan, dengan cara menjaga kelestarian lingkungan, keramahtamahaan dan kebersihan Danau Toba, demi menarik wisatawan berkunjung ke Provinsi Sumut.

Selanjutnya dikatakannya, Provinsi Sumut memiliki sejumlah tokoh ternama di kancah nasional maupun internasional.

“Tokoh-tokoh Sumut tersebut diajak untuk kembali, membangun kampung halamannya dalam wujud Marsipature Hutanabe (membangun kampung halaman, red),” harapnya.

Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Hj Evi Diana Erry Nuradi, Penjabat Bupati Samosir Antoni Siahaan, Anggota DPR RI Sahat Silaban, Kapolres Samosir AKBP Eko Supriyanto, Ketua DPRD Samosir Rismawati Simarmata, Ketua Umum PPTSB Mangihut Sinaga, tokoh adat, agama dan masyarakat Kabupaten Samosir.

Menurut Erry Nuradi, momen pesta adat Sinaga juga dapat mempererat kembali persatuan dan kesatuan sesama marga Sinaga yang ada di penjuru tanah air dalam membangun Pulau Samosir sebagai surganya wisata Provinsi Sumut.

“Pemerintah Provinsi Sumut mengajak marga Sinaga khususnya yang di perantauan untuk membangun Samosir dengan semangat Marsipature Hutanabe. Kita yakin dengan bersatunya marga Sinaga sedunia, akan mampu memberikan kontribusi yang positif dalam pembangunan Samosir ini,” ujar Erry.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan peresmian monumen Tugu Sinaga, sebagai situs sejarah adat bagi Pomparan Sinaga yang diharapkan Erry Nuradi dapat menjadi tugu hidup dalam memperikat persatuan dan persaudaraan Pomparan Togu Sinaga dohot Boru dengan etnis lain yang ada di Provinsi Sumut.

“Saya optimis dengan para leluhur keluarga besar Sinaga sangat mengutamakan kekeluargaan dan persatuan, akan terus dalam setiap gerak langkah keluarga besar Sinaga, sehingga parsadaan ini bernar-benar berfungsi sebagai perekat dalam menjalin persaudaraan dengan etnis lainnya,” ujarnya.

Untuk menggenjot sektor wisata Kabupaten Samosir sebagai kepingan surga yang jatuh ke bumi, pemerintah telah mewacanakan akan melakukan pembangunan jalan lingkar Samosir.

Sementara itu, Penjabat Bupati Samosir, Antoni Siahaan mengatakan, perayaan jubileum ini sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Samosir merupakan asal muasalnya orang Batak. Salahsatu parsadaan yang ada di Samosir adalah marga Sinaga.

“PPTSB sebagai kumpulan marga Sinaga yang besar diharapkan dapat berkontribusi besar dalam pembangunan Pulau Samosir ini. Melalui perayaan jubileum ini, dapat memotivasi kerinduan orang Batak untuk pulang kampung,” ujarnya.

Antoni yang juga menjabat Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut mengaku, organisasi masyarakat seperti PPTSB memiliki aksi sosial dengan semangat kegotongroyongan. Di usianya ke  75 tahun membuktikan eksistensi PPTSB dalam sinergitasnya dalam membangun situs sejarah Tugu Sinaga yang kini berdiri megah dengan sarana dan fasilitas
memadai.

“Pemkab Samosir mengucapkan selamat atas terselenggaranya perayaan Jubileum 75 tahun PPTSB. Semoga berjalan dengan sukses,” ujarnya.

Ketua Panitia Perayaan Jubelium PPTSB Pandapotan Sinaga mengatakan, perayaan jubileum 75 tahun PPTSB ini mengambil tema ‘Bersyukur dan Bersatu dalam Keberagaman’.

“Ungkapan syukur pomparan Sinaga atas berkat Tuhan dengan berdiri selama 75 tahun PPTSB sebagai organisasi masyarakat yang telah teruji dalam menyatukan marga Sinaga hingga turunannya,” katanya.

Selama berdiri, PPTSB telah melakukan berbagai kegiatan, seperti pembangunan fisik sopo, mushola dan taman di sekitar Tugu Sinaga. Dalam rangka memeriahkan perayaan jubileum ini, PPTSB juga melakukan penanaman 100 ribu pohon di wilayah tandus di sekitar Danau Toba, pagelaran seni, dan adat.

Menurutnya, terlaksananya perayaan jubileum ini berkat dukungan pemerintah, sponsor, serta kerjasama pengurus PPTSB yang bergotong royong dalam memfasilitasi kegiatan ini.

“Saya ucapkan terimakasih atas dukungannya,” ucapnya. (AFR)

Foto: Tugu Toga Sinaga di Urat Kabupaten Samosir.

  • Bagikan