LPPA Labuhanbatu Gelar Sekolah Super Camp Plus Remaja

  • Bagikan

Rantauprapat, BatakToday-

Menemukan jati diri dan membentuk karaktek anak menjadi individu yang mandiri dan bertanggung jawab, demikian tema Sekolah Super Camp Plus Remaja yang diadakan Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA) Labuhanbatu, Sabtu ( 2/1/2016) di Pondok Rambutan Jl H Adam Malik/Baru By Pass Rantauprapat.

Sekolah Super Camp Plus Remaja dikemas dalam tiga sesi, yakni Kelas Inspirasi, Malam Aspirasi, dan Pengembangan Diri.

Pada Kelas Inspirasi, anak didik didorong untuk dapat mengidentifikasi minat dan bakat yang selanjutnya dipandu untuk menemukan profesi yang sesuai untuk menjadi impian di masa datang.

Malam Aspirasi diisi dengan latihan bernyanyi, membaca puisi, seni peran (drama), dan stand up comedy.

Sedang sesi pada Pengembangan Diri, anak didik diajarkan melaksanakan Ibadah, membangun kekompakan, pengetahuan umum, dan kemandirian.

Ketua Pelaksana Syaiful Ahyar mengatakan, Sekolah Super Camp ini dilaksanakan pada liburan sekolah semester ganjil, untuk mendorong anak didik menjadi generasi muda yang mandiri dan bertanggung jawab.

“Kami masyarakat pendidikan Labuhanbatu sangat perduli dengan persoalan anak untuk mencapai impian dan cita cita mereka. Dengan kegiatan ini, anak didik dapat mengetahui minat dan bakat yang terpendam selama ini pada dirinya untuk mencapai apa yang menjadi Impian mereka,” ujar Syaiful.

Sementara, Bupati terpilih H Pangonal Harahap mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Sekolah Super Camp untuk mendorong terciptanya generasi anak-anak yang cerdas, mandiri dan bertanggung jawab, yang merupakan generasi bangsa dimasa yang akan datang, sesuai visi dan misi Labuhanbatu Sejahtera 2021 dan Berdaya 2026.

Menurut Pangonal, upaya menempa karakter anak menjadi individu yang mandiri dan bertanggung jawab sejalan dengan Gerakan Revolusi Mental yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, yakni gerakan seluruh rakyat Indonesia bersama pemerintah untuk memperbaiki karakter bangsa menjadi Indonesia yang lebih baik.

“Revolusi Mental bukanlah pilihan, tetapi suatu keharusan, agar bangsa kita bisa berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Kita bisa membuat Indonesia menjadi lebih baik dengan memulai Revolusi Mental dari diri sendiri, sejak ditanamkan pada diri anak anak didik kita ini,“ pungkas Pangonal.

Acara pembukaan dihadiri beberapa tokoh pendidikan, diantaranya Junaidi SPsi MSoc, Tatang Hidayat MSi, Indrawati Sinaga SPsi, Syaiful Ahyar SPd, Afrizal Ramadhani ST, dan bebarap tokoh masyarakat Labuhanbatu.

Kegiatan dilaksanakan dari 2 hingga 3 Januari 2016, dengan peserta didik sebanyak 31 orang dengan dengan rentang usia 8-12 tahun dari berbagai kota di Labuhanbatu. (AS)

Foto: Peserta didik Sekolah Super Camp Plus Remaja yang digelar Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA) Labuhanbatu foto bersama dengan undangan dan panitia pelaksana di Pondok Rambutan Jl H Adam Malik/Baru By Pass Rantauprapat, Sabtu ( 2/1). (bataktoday/as)

  • Bagikan