Dicari, Pengelola Parkir Siantar yang Profesional

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Pengelolaan parkir tepi jalan umum Kota pematang Siantar oleh CV Siantar Trans telah berakhir pada 31 Desember 2015 lalu. Hingga kontrak berakhir, terdapat tunggakan dari yang belum disetorkan rekanan pengelola ke rekening kasa daerah.

Dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan akan kembali melakukan pelelangan pengelolaan parkir untuk tahun 2016.

Penjabat Wali Kota, Jumsadi Damanik meminta, setidaknya kontrak dengan pihak ketiga sudah berlaku efektif pada awal Februari 2016. Ia juga meminta agar dalam proses pelelangan, Dinas Perhubungan dapat mengidentifikasi perusahaan pengelola parkir yang profesional dan memiliki integritas yang baik.

“Dengan begitu, pengelolaan parkir memiliki kepastian dan dasar hukum sesuai dengan peraturan daerah. Tidak boleh dibiarkan berlama-lama padahal kontrak dengan pihak ketiga sudah habis,” tegasnya pada rapat terbatas bersama Dinas Perhubungan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) di Rumah Dinas Wali Kota Jalan MH Sitorus, Selasa (5/1).

Jumsadi menegaskan, agar pengutipan retribusi parkir sementara dilakukan langsung oleh Unit Pengelola Teknis (UPT) Perparkiran Dinas Perhubungan, berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota, menunggu selesainya proses pelelangan dan penandatanganan kontrak dengan pihak ketiga,

Keputusan ini berlaku sampai adanya kontrak kerja definitif dengan pihak ketiga yang kontraknya akan berlaku sampai 31 Desember 2016 nanti.

“Tetapi karena paling cepat awal Februari, tentu nantinya dalam kontrak tidak bisa lagi satu tahun, sebab dikurangi selama bulan Januari,” tandasnya.

Mengingat pendapatan dari sektor perparkiran telah dipatok minimal Rp 2,8 miliar pada Rancangan APBD 2016 yang telah disetujui DPRD pada 30 Desember 2015 lalu, Jumsadi memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan harus mempertimbangkan capaian target tersebut saat menyusun proses tender kepada pihak ketiga.

Menyinggung masih adanya tunggakan CV Siantar Trans ke kas Pemko, Jumsadi mendesak agar Dinas Perhubungan segera melakukan upaya penagihan secepatnya, sehingga tidak menjadi masalah hukum di kemudian hari.

Capaian target pendapatan retribusi perparkiran sampai akhir Desember 2015 hanya 52 persen, karena adanya tunggakan pihak CV Siantar Trans. (rel/tg).

Foto: Rapat terbatas Pj Wali Kota Jumsadi Damanik bersama Dinas Perhubungan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) di Rumah Dinas Wali Kota Jalan MH Sitorus, Selasa (5/1). (bataktoday/rel)

  • Bagikan