Satlantas Polresta Siantar Tertibkan TNKB Salah Tempat

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday-

Untuk tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tak sesuai dengan penempatannya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pematang Siantar akan melakukan ‘sweeping’ sejak Selasa (5/1).

“Itu kita lakukan untuk menjalankan Peraturan Kapolri (Perkap) tahun 2012. Penertiban ini kita lakukan terhitung mulai Selasa. Sampai saat ini ada 15 kendaraan umum yang kita tertibkan yang TNKB-nya tak sesuai dengan penempatannya,” terang Kepala Satlantas Polresta Pematang Siantar, AKP Gandi.

Gandi menjelaskan, penertiban TNBK dilakukan terutama untuk mengantisipasi tabrak lari saat korban sulit memperhatikan nomor polisi kendaraan, dan sebagai pendidikan kepada masyarakat untuk menempatkan TNKB sesuai aturan.

“Karena ini bersifat imbauan paksa. Pada saat diberhentikan langsung di tempat, si pengendara langsung membuat surat penyataan untuk tak mengulangi kembali dan langsung menempatkan TNBK sesuai posisinya,” terangnya.

Gandi menambahkan, khusus untuk angkutan umum pihaknya akan berkoordinasi dengan masing masing direksi agar ikut membantu menertibkan TNKB yang tidak sesuai tempatnya.

“Kita akan melayangkan surat pemberitahuan atas TNKB yang tak sesuai dengan tempatnya kepada masing- masing direksi,” tambah Gandi.

Penurunan Laka Lantas pada Operasi Lilin Toba 2015

Polresta Pematang Siantar mencatat enam kecelakaan lalulintas (laka lantas) dengan korban 16 orang pada Operasi Lilin Toba 2015 lalu. Angka itu menurun dari tahun sebelumnya.

“Terjadi enam laka lantas, ada penurunan dari tahun sebelumnya,” lanjut Gandi.

Disinggung tentang pelanggaran lalu lintas dalam operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru 2016, Gandi menyebut ada sebanyak enam puluh tiga surat tilang dikeluarkan dan delapan ratus teguran terhadap pengendara roda empat dan roda dua.

“Jumlah tilang ada 63 surat tilang, terdiri dari 46 pengendara roda dua dan 17 roda empat, serta 80 surat teguran,” terang Gandi.

Ketika disinggung keluhan pemudik yang ditindak saat berkendara dalam masa pengamanan Natal dan Tahun Baru 2016, Gandi mengakui tilang bisa dilakukan bagi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

“Itu bisa kita lakukan karena sebelum Operasi Lilin Toba, kita lebih dulu melakukan Operasi Zebra dengan jumlah ribuan tilang keluar, tapi ternyata setelah itu masih ada lagi pengendara yang tidak disiplin,” beber Gandi. (AB)

Foto: Kepala Satlantas Polresta Pematang Siantar, AKP Gandi. (bataktoday/ab)

  • Bagikan