Jalan Baru Dibangun Sudah Rusak di Taput

  • Bagikan

Tapanuli Utara, BatakToday-

Warga Jalan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mengeluh karena jalan hotmix yang baru dibangun sudah rusak.

Salah seorang warga Hutatinggi bermarga Manalu, kepada BatakToday mengungkapkan, jalan yang mereka lalui baru diperbaiki beberapa bulan yang lewat, saat ini sudah rusak.

“Baru berapa bulan dikerjakan, jalan ini sudah mulai rusak kembali. Pemerintah seharusnya melihat ini, jangan mesti ada laporan dari masyarakat, baru diperbaiki,” tegasnya, Rabu (6/1).

Kepala Dinas PU Taput, Anggiat Rajagukguk di kantornya mengatakan, pihaknya telah menyurati rekanan dan mereka sudah memperbaiki jalan rusak dimaksud.

“Proyek itu ada dua, yang pertama dengan pagu anggaran kurang lebih Rp 600 juta, namanya peningkatan jalan Hutatinggi Parmonangan, dan yang kedua dengan pagu anggaran Rp 300 juta namanya pemeliharaan rutin,” terangnya.

Sumber BatakToday menjelaskan, rekanan pelaksana kedua paket pekerjaan tersebut, yakni CV Serasi dan CV Verry, sedang pengawas pekerjaan dari Dinas PU, Suma Situmorang dan Hutapea.

Lebih lanjut Anggiat mengklaim,  program dan kegiatan pembangunan jalan di Kabupaten Taput telah dikelola dengan baik. Dan jika terjadi kerusakan pada masa pemeliharaan, rekanan pelaksana bertanggungjawab melakukan perbaikan.

“Sesuai peraturan, masa jaminan pemeliharaan selama enam bulan. Jadi, sebelum sampai pada limit waktu yang ditentukan, itu masih tanggung jawab rekanan,” imbuh Anggiat.

Terpisah, Ketua LSM LP3D Kabupaten Taput, Rahlan San Rico Lumbantobing mengatakan, siapa pun oknum rekanan dan kepala dinasnya harus diperiksa dan diusut tuntas.

“Pemerintah dalam hal ini membuat pekerjaan yang dulunya lapen menjadi hotmix, agar bisa menjadi tahan lama. Kalau dilihat dari jalan tersebut, malahan lebih tidak berkualitas, padahal harganya jauh lebih tinggi,” ungkapnya.

Rahlan mendesak penegak hukum supaya bertindak tegas dalam mengusut pekerjaan hotmix tersebut, karena menurutnya aroma korupsi sangat kuat pada pelaksanaan pekerjaan dimaksud.

“Ketika pekerjaan ini dibiarkan, yang rugi adalah masyarakat. Dengan demikian, sudah layak ini menjadi prioritas bagi penegak hukum,” tegasnya. (TN)

Foto: Inilah jalan Hotmix yang menurut Kepala Dinas PU Taput, Anggiat Rajagukguk sudah diperbaiki. (bataktoday/tn)

  • Bagikan