PN Binjai Vonis Ringan Bandar Sabu-Sabu

  • Bagikan

Binjai, BatakToday-

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Binjai menjatuhkan hukuman satu tahun enam bulan kepada bandar narkoba jenis sabu-sabu, Tjhia Chen Hua (44) alias Ahwa, warga Jalan Sei Mati, Dusun 8, Purwodadi, Sunggal, Deliserdang. Putusan ini dianggap ringan dan sangat bertentangan dengan keseriusan pemerintah dalam menangani tindak kejahatan narkotika.

Ahwa ditangkap anggota Kodim 0203/LKT dan Subdenpom I/2-5 Binjai pada Juni tahun 2015 lalu di sebuah rumah Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Jati Utomo, Tandem Pasar IV, Kecamatan Binjai Utara.

Semula jaksa penuntut umum (JPU) Linda SH menuntut Ahwa dengan ancaman tiga tahun penjara, namun hanya dihukum satu tahun enam bulan oleh majelis hakim yang diketuai Sapril SH MH.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Binjai Sumanggar Siagian membenarkan, Ahwa dihukum setengah dari tuntutan JPU.

Mengenai putusan hakim tersebut, Siagian menjelaskan, JPU akan melakukan konsultasi kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejagung,.

“Kami tidak banding ke Pengadilan Tinggi, sesuai arahan dari Kejagung,” kata Sumanggar, Rabu (6/1) sore.

Ketika disinggung bahwa Ahwa adalah residivis yang sudah tiga kali keluar masuk penjara, Sumanggar menjelaskan, berkas Ahwa yang mereka terima dari penyidik Sat Narkoba Polres Binjai justru menyebutkan Ahwa tidak pernah masuk penjara dan tidak pernah menjalani hukuman.

“Masalah keluar masuk penjara itu, saya tidak tahu, karena pada berkas Ahwa, penyidik polisi tidak mencantumkan kalau Ahwa pernah ditangkap polisi,” ujarnya.

Selain tidak dicantumkan pernah ditangkap sampai tiga kali, dalam BAP polisi, tidak ada hal yang memberatkan Ahwa dalam fakta persidangan.

Diterangkannya, majelis hakim PN Binjai menyatakan Ahwa tidak terbukti sebagai pemilik sabu 58,54 gram sebagaimana didakwakan jaksa.

“Ahwa hanya dihukum sebagai pemakai narkoba saja, bukan sebagai pemilik narkoba,” jelas Sumanggar.

Sementara dalam sebuah video penangkapan Ahwa oleh anggota Kodim 0203/LKT dan anggota Sub Denpom I/2-5 Binjai, terdapat sebuah tas sandang yang terletak di sampingnya yang berisi narkoba jenis sabu-sabu dan dua pistol jenis air softgun, serta dua butir pil ekstasi.

Dalam video tersebut, ketika ditanya Pasi Intel, Ahwa mengakui bahwa sabu-sabu itu adalah milikny.

“Itu (sabu) milik saya Pak,” jawab Ahwa.

Selain itu, Ahwa yang baru saja pesta narkoba saat ditangkap juga mengaku memiliki pistol jenis softgun.

“Saya punya pistol juga Pak,” kata Ahwa lagi.

Ahwa ditangkap bersama rekannya oknum anggota TNI AD Praka RM (33) dan Sertu TK (41) warga Jalan Sei Bangkatan Lk 2, Perumahan Binjai Lestari, Tanah Seribu yang bertugas di Kodim Simalungun, Azhan (44) warga Jalan Kuini Lingkungan 5, Limau Sundai, Safna Naf’an (19) warga Pinang Baris, Dewi Sartika (20) warga Sei Semayang, Pasar Besar, Sunggal, dan Fahrudin alias Fandi warga Jalan Jambore, Perumnas Berngam, yang ditangkap dari salah satu rumah kost di Jalan Kol Yos Sudarso, Gang Inpres, Pasar 4 Tandem, Kelurahan Jati Utomo, Binjai Utara.

Sebelumnya, Ahwa juga pernah ditangkap di kolam renang Jalan Ir Juanda, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, beberapa tahun lalu.

Kemudian, Ahwa kembali ditangkap di perumahan Cikapung, Bandar Sinembah, Binjai Barat. Penangkapan kedua tersebut merupakan hasil pengembangan dari Apo, yang juga bandar narkoba di Binjai. (lud)

Foto: Ilustrasi

  • Bagikan